HapPinesS,,is it a journey?

Sabtu, 26 Juli 2003

Buat apa hidup kalo nggak bisa ketawa

Remember to be kind
Remember to be loving
Remember to feel all your feelings and to take care of urself
But most of all,
Remember to be HAPPY!!!

Friday, October 19, 2007
5.49

The art of being happy lies in the power of extracting happiness from common things.

Sahabatku yang belum juga jenuh dengan tangisku sering berkata “HapPinesS is a JouRnEY, Ai,,”. Namun tadi malam ketika saya membuka diary masa SMA, tertulis,,HaPpinesS is a cHoiCE. Whether we want to be happy or not it’s a choice! Jadi mana yang benar?

Saya merenungkan jawaban teman saya, cewe dan dia merokok, ketika saya tanya “Don’t u know what people say?” beliau jawab “Wae aH! Ngapain gua dengerin kata orang kalo gua ga ngejalanin hidup dengan hepi”. Hm,,hm,,ya sebuah pilihan.

Begitu pentingkah perasaan bahagia?
Hidup yang sepi sampai sebuah message masuk ke inbox saya “Apa yang paling membuat teteh bahagia?” tanya seorang anak 2006. Wah,,wah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Ya, kebahagiaan memang menjadi salah satu penunjang kualitas keberjalanan keseharian kita dalam hidup. Dalam sebuah buku dikatakan, kita nggak bisa membuat orang lain hepi kalo kitanya sedih.

Seringkali ketika awal-awal adik kecil saya lahir, usiannya baru 4 tahun sekarang, saya memakai topeng, karena saya pikir dia belum paham. Biasa, anak muda, suka cari-cari masalah! Hati saya sedih tapi diminta ngasuh adik, saya berkelakar padanya, namun tertangkapkah olehnya, kesenduan yang saya sembunyikan? Karena ianya pun tidak menikmati kebersamaan dengan saya. Mukannya ikut murung. Iyakah?

Beberapa waktu lalu, seorang teman mengeluh ”Duh,,saya cape,,saya punya dua amanah sekarang. Pengen melepas yang satu,,”. Saya langsung kaget, jika ia lelah dengan dua amanah, what about me? Amanah saya saat itu ada 4. Namun saya sadari, kapasitas seseorang berbeda-beda.

Adalagi sahabat yang stress, padahal setahu saya, ia adalah seseorang yang memiliki manajemen emosi yang baik.

”Stress is normal, and the point is that how to manage it. Jangan mengeluh, namun jalani dengan happy” this what the other say when i asked about a stress thing.

Ya, jalani semuanya dengan penuh kebahagiaan. Maka kamu pun akan enjoy your life. Mulai menghargai hal-hal kecil dalam hidup, berbenah diri, beraktivitas dimana kamu senang melakukannya hingga tetesan peluh itu membuahkan bahagia.
Energi yang kamu pancarkan akan tertangkap oleh orang-orang di sekitar kamu. When u r positive people gonna be positive too, tapi kalo kamu auranya negative mulu, ya siap-siap aja teman-teman bakal ngacir.

Here are,,
7 cara membahagiakan orang lain:

Memuji orang lain . Bagi-bagi hadiah . Cerita lucu . Help others . Tulis note/e-mail seperti ”Jika senyum-mu adalah sedekah terindah, maka senyumulah yang paling kutunggu” . Stand up for someone . Memeluk teman.

Point yang terakhir tuh, ngena banget di saya, saya punya sahabat, kita beda kampus, kalo bertemu, ia akan memeluk saya berkali-kali, she says “Seseorang itu membutuhkan 40 pelukan sehari untuk merasa bahagia”. Subhanallah,,,
Then,,happiness is a journey. A journey to appreciate life more.

Seperti kata sahabat-ku semasa SMA,,

”Remember to be kind
Remember to be loving
Remember to feel all your feelings and to take care of urself
But most of all,
Remember to be HAPPY!!!”

Don’t make yourself little by your prespective, be like an eagle, fly over the sky.

Ivonney Riddley

Do u have any idol? I do have. Anyone of u heard this name? Ivonny Riddley. Her book is launched “Dari Taliban Menuju Iman”. Bukunya bagus deh, agak menampar-nampar.

Ivonny adalah seorang wartawati Inggris ternama, yang sering bertugas ke daerah perang, seperti Palestina, Israel, Afghanistan, alhamdulillah beliau selalu selamat. Beliau memilki seorang anak, bernama Daisy. Tidak seperti ayah dan ibunya, yang muslim, Daisy memilki kepercayaan lain.

Tahu siapa ayah Diasy? Seorang pejuang PLO (Palestine Liberation Organization), namun Ivonny dan ayah Daisy tidak pernah menikah. Mereka hidup bersama beberapa tahun, kurang dari 6 tahun, lalu berpisah rumah.

Hidayah datang pada Ivonny saat ia tertangkap menyelundup ke Afghanistan, di penjara Taliban, selama 10 hari, menghisap rokok demi rokok, takut mati akibat kebaikan dari pelayanan penjara rezim paling kejam di mata Amerika.

Suatu hari seorang Ulama memasuki sel-nya, mengelus rambut Ivonny dalam diam sementara bulir-bulir hangat mengalir dari mata Ivonny. Dia rindu putri semata wayangnya.

Saat mendapati kenyataan hubungannya dan Daoud berbuah kehamilan, wanita karir seperti Ivonny langsung stress. Ia meminta putus hubungan selama beberapa waktu dengan Daoud dan Ivonny langsung menelepon dokter langganannya. ”Lebih baik mati daripada harus melahirkan bayi ini” ujarnya. Aborsi, satu-satunya jalan yang tergambar di benakknya.

Ada satu hal kurang saya pahami disini, kenapa dokternya berkata ”Ini kesempatan terakhir Anda dapat melahirkan Ivonny, usiamu kini 33 tahun”. Tetangga saya saja, usiannya 60 tahun dan melahirkan anaknya dengan selamat. Ada apa dengan wanita Inggris?

Namun kemudian, setelah b erjumpa dengan banyak wanita yang meliki kesibukan berlipat dengan rumah tangga yang parah, Ivonny termotivasi untuk,,”Persetan! Mungkin Aku bukan ibu terbaik,, namun aku akan melahirkan anak ini”. Alhamdulillah, thank u Allah.

Setelah keluar dari Taliban, Ivonny berkata ”Aku bersyukur karena Aku dipenjara di rezim paling kejam di dunia dan bukan di penjarakan di guantanamo”. Jauh dari kekejaman yang ia dapat, namun garis tegas, inilah Islam yang menegakkan kebenaran.

Sesuai janjinya pada ulama, ia mencari tahu tentang Islam, and soon be a mualaf. Kekuatan kata-kata yang membuat Ivonny menyegerakan diri menjadi muslim, telepon berdering “Selamat bergabung di persaudaraan terbesar di muka bumi” ucap seorang ulama, padanya. Ivonny menjawab “Jangan terburu-buru, saya sedang belajar, belum menjadi muslim”. ”Bagaimana jika esok, ketika Anda keluar rumah, terjadi hal buruk pada Anda sedang Anda belum masuk Islam?”. Akhirnya Ivonny pun tiada menunda-nunda lagi.

“Saya biasa memulai hari saya dengan daging babi, lalu bagaimana ketika saya sudah menjadi muslim sedang itu haram?namun saya dapati ketika sudah berhijrah, hal tersebut bukanlah sebuah masalah”. Tegasnya.

“Maka,,tiada yang dapat menghentikkan ketika hidayah itu datang,,”.

Lihatlah masa lalunya, apa yang akankah kita gunjingkan? TIDAK! Bukan itu yang saya lihat. Dalam dua tahun, ia menyerang balik Tony Blair, dan menuliskan sebuah kolom di New York News yang mengkritisi Bush dengan Lugas.

Kini, dalam pidatonya yang saya baca, Ivonny berkata ”Kitalah yang wajib mengajarkan kepada anak-anak kita bahwa kita tidak boleh takut, kecuali hanya pada Allah saja”.

Andai saya berkesempatan bertemu dengannya. Mungkin ketika saya sudah menjadi Dubes atau Pemimpin bangsa ini, saya akan banyak berdiskusi dengan beliau.

Raihlah bintang setinggi langit, walau harus berdiri di atas sebatang pohon kaktus

Transformasi

“Transformasi itu apa sih, akh?” tanyaku pada seorang mas’ul syuro.
Tidak ada pertanyaan yang bodoh. Dulu saya takut bertanya, takut dikira bloon. Tapi kata seorang mantan presiden K-KM, “Emang kenapa kalo dikira bloon?” iya. Trus napa?

Saya akan berbagi sedikit mengenai transformasi linear. Oh ReaLLy? Transformasi, dalam aljabar linear berati pemetaan, namun yang saya tangkap dari sebuah wacana, transformasi adalah perubahan, metamorfosis mungkin tepatnya.

Beberapa saat yang lalu saya mengirim sms kepada seorang teman yang memiliki pendapat yang cukup berbeda dengan saya berkenaan dengan interaksi dengan lawan jenis, aduh entah ya,,beliau bermasalah dengan bahasa yang saya gunakan. Bingung, harus gimana memangnya?

Jujur, saya sangat menyukai ayah saya, muslim yang flexibel, ayah yang juga sahabat anak-anaknya, bicara pada kami, putra-putrinya dengan bahasa kami.

Ya, sangat menyukai beliau, bahkan dalam hal mu’amalah.

”,,Dan apakah mereka akan mengikuti bapak-bapak mereka, walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala?” (Luqman 21)

Bukan,,bukan bersu’udzon pada ayah. Bukan begitu tentu maksudnya, namun, ketika kita mendapati sebuah pengetahuan, kenapa enggak siih, kita berubah ke arah yang lebih baik?

Salah satu fadhilah tadarus atau membaca Al-Qur’an adalah, orang tua kita akan didudukkan di sebuah dipan di akhirat nanti, mereka bertanya, ”Apa yang kami lakukan Ya Allah, sehingga kami berada di atas dipan ini?” dijawab ”Itu adalah akibat dari anakmu yang selalu membaca Qur’an”. Fadhilah=keuntungan. Kalo kita berbuat baik, toh orang di luar diri kita pun, insya Allah akan merasakan keuntungannya. Amin Ya Rabb.

Tentang transformasi,,

Do u know anything about jahiliyah?. Yang saya tahu, iyaitu ke-stupid-an. Seperti apakah? Selama ini, kita sering mendengar kebobrokan masyarakat Arab, seperti membunuh anak perempuan hidup-hidup, de el el sebelum datangnya Rasul. Namun tahukah Anda? Sesungguhnya peradaban Arab saat itu dapat dibilang cukup baik, masyarakat pun bukan pemalas-pemalas mereka cerdas, piawai me-create syair-syair. Singkatnya, kejahilan di daerah Arab pada masa tersebut, bukanlah karena ketidaktahuan, namun keangkuhan. Datangnya pengetahuan membuat masyarakatnya semakin mengingkari ayat-ayat Allah.

Sebuah judul di Saksikanlah bahwa Aku Seorang Muslim:

Sangat keliru mengidentifikasi jahiliah sebagai keterbelakangan. Dalam masyarakat terbelakang, mungkin kita akan menemukan jahiliah dalam bentuk yang mudah dikenali karena juga ’primitif’. Tetapi estafet jahiliah telah diterima dengan manis oleh generasi penerus.

Inilah dunia baru yang jahiliahnya tertata begitu tertata. Menjadi teori-teori ilmiah yang sulit dibantah. Menjadi istilah-istilah mewah yang diucapkan dengan gagah.

Berhala-berhala seakan berlomba untuk merubah wujudnya menjadi tampil lebih elegan di putaran zaman. Ada yang tak banyak merubah dirinya seperti penyembahan benda angkasa. Penyembahan bintang dan benda angkasa hanya memindah tempat ibadahnya ke halaman tabloid dan majalah. Ia berganti nama baru: zodiak dan horoskop.

Ada juga yang metamorfosisnya nyaris sempurna. Inilah berhala kupu-kupu. Dunia sedang menyaksikan da’wah agama paganis-konsumerisme melalui iklan di televisi. Dan setiap waktu berbondonglah penyambut seruan itu ke tempat-tempat ibadah elegan yang kini menjamur sampai pinggiran kota: Mal-mal megah.

Allah memberikan pasar sebagai tempat tinggal bagi Iblis. Anak turunannya telah membangunnya menjadi istana peribadatan yang megah. Disini bertahta berhala baru bernama Trend dan Mode. Mungkin ini metamorfosis sempurna menjadi Lataa dan ’Uzza.

Ini bukan soal pemenuhan kebutuhan, karena kini orientasi massa telah diubah dari need kepada want. Iklan mengajarkan bahwa wanita dihargai hanya sebatas kilau rambut, kemulusan wajah, dan putihnya kulit. Iklan telah mendidik kita untuk menstandarkan kebenaran pada penilaian manusia kebanyakkan tanpa nalar dan sikap kritis. Inilah varises yang menyerang pembuluh peradaban dan kemanusiaan. Bahkan disini, di dalam rumah kita, benda-benda telah menjadi rujukkan utama dalam menyikapi kehidupan. Ukuran mulia dan hina telah terjenjang dalam besaran materi.

(Seperti yang dituliskan Salim, dengan sedikit distorsi)

Hhh,,astagfirullah Ya Rabb. Saya pun masih seperti yang dituliskan Salim, sebelum saya baca bukunya. Ber-Oh-Oh! Dan malu pada what have i done.

Terimakasih Tuhan

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Friday, 29 februari 2008.

God, Allah thanks for giving me a wonderful friday coz i met several of my new friend.

My mentor-kids.

Our agenda is only introduction. And as i remember, there is Sel, a sanguin but depends on the situation, Ami, she is from my neighbor highschool, Hasna that come from Aaliyah, Pui whose hobby is read out teen lit, Sri that stay in Cijerah, and the cute Anggi.

In the end of our Discussion, i ask them to write down their hope in this mentoring, and here they are

“I hope so that from this mentoring, i get some knowledge and find out friends to disscuss with”

A place to ask several of things that im not really know or sharing,,,”

“Add new knowledges from all sides”

“get more knowledge, be a better person

“the hope are be better person, get new friends and more knowledge

“my hope is get more knowledge bout religi”

OK, i already got all, now let me conlude those things above.

So, our hope in this mentoring group are:

“Get more knowledge, get closer to new friends, be a better person, share some piece of lesson in life”

Very well then, we’ll going to work this out together, gal!

And i pray to you, GOD, please let us be in ur bless always, in every of our steps. Ameen.

Tentang Lisan

“Setiap pekerjaan yang tidak dimulai padanya dengan ucapan basmallah, maka pekerjaan itu akan terpotong dan terputus yaitu cacat dan kurang keberkatan” 

sebuah hadist.

Telah banyak kita mendengar kata-kata bijak yang berkaitan dengan lisan. Sering kita membuktikan kekuatan lisan yang dapat mengubah keadaan menjadi baik, atau malah sebaliknya, menjadi fitnah dan ujian yang besar. Oleh karena itu, mari kita simak nasihat dari hadits Rasululloh agar seseorang itu harus memperhatikan keburukan dan akibat dari apa yang dia ucapkan.

Dari Abu Hurairah bahwasanya dia mendengar Rasululloh bersabda,

Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan sesuatu perkataan yang
tidak diperhatikan (kejelekan dan akibat)nya, menyebabkan dia tergelincir
ke neraka dengan jarak yang lebih jauh dari pada jarak dari timur
ke barat.

Dalam lafadz lain,

Sesungguhnya seseorang berbicara dengan suatu perkataan yang dia sangka
tidak berbahaya sama sekali, menyebabkan dia terjatuh di neraka dengan
sebab perkataannya tersebut sejauh tujuh puluh tahun perjalanan.

Dalam lafadz lain,

Sesungguhnya seseorang berbicara dengan suatu perkataan yang dia tidak
menyangka sejauh mana akibat perkataan tersebut, menyebabkan dia terjerumus
di neraka dengan sebab perkataan tersebut sejauh tujuh puluh tahun
perjalanan.

Dalam lafadz lain,

Sesungguhnya seseorang berbicara dalam suatu perkataan untuk membuat
tertawa teman-temannya, akibatnya dia terjatuh (di neraka) dengan
sebab perkataan tersebut dengan jarak yang lebih jauh dari gugusan
bintang.Taken from http://blog.vbaitullah.or.id/2004/12/28/491-bahaya-lisan-12-arif-fathul-ulum/

Anyway by mother Teresa

People are often unreasonable, illogical and self centered;
Forgive them anyway.

If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives;
Be kind anyway.

If you are successful, you will win some false friends and some true enemies;
Succeed anyway.

If you are honest and frank, people may cheat you;
Be honest and frank anyway.

What you spend years building, someone could destroy overnight;
Build anyway.

If you find serenity and happiness, they may be jealous;
Be happy anyway.

The good you do today, people will often forget tomorrow;
Do good anyway.

Give the world the best you have, and it may never be enough;
Give the world the best you’ve got anyway.

You see, in the final analysis, it is between you and your God;
It was never between you and them anyway.

by mother Teresa.

My Lovely

I never Had a friend like u,,

Till the day that I find u,,

Eventhough I pretend that I cud strong,,

Ur always be my baby,,

Really, I never had a friend like u,,
A wonderful woman that beat me, tells me, advice me,,care me,,

Dun ever let my hand break up from you,,
As the GOD love me,,I love u too,,and I know u do,,

A strong hold best friends,,

Tell my wrong,,
Remind my mistakes,,

Thank you,,for being with me
In lonely day and cold night

In suffer and glad,,

Thanks for accept me as I am,,

Thanks for the statement “U get what u give, Ai”.

Thank You,,

For ATPS, and My Hime,,

Uhibukifillah ukhti,,