Dingin

Daun kenangan berguguran,
Aku ingin berteriak jangan!
namun ia segera terhempas angin.

Tangis yang sama, kah?
Bukankah ini hanya sungai kecil?
Yang tersapu dengan satu kedipan mata saja.

Arah angin sama.
Dan aku harus beranjak, dari tempat dingin ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s