Marriage is….

Marriage is ‘pengorbanan’.

Yesterday I met my Beautiful Lady, she is one of a girl in my life that so kind to me. I feel peace if im next to her, moreover , I feel that she is loving me, the way she always kiss my forehead, touching my hand, if we meet. Tetehku dalam masa 7 minggu-nya yang bertabur bintang di langit-langit hati,,J

This girl is, is the most beautiful akhwat I have ever met. That’s why I called her, my beautiful Lady. And she just married, a couple of months ago. I’ve planned to talk to her after along time we didn’t chit chat.

And here’s ‘oleh-oleh’ dari pembicaraan kita. Enjoy!

My beautiful Lady said: ketika menikah, banyak yang ingin dikatakan pada suami, dan terkadang emosi juga, karena suami kita banyak sekali ketidaksamaannya dengan kita atau dengan kata lain, kita punya ekspektasi pada Sang suami, dan suami pun punya ekspektasi pada kita. Dan kalau kita ga pandai memanage emosi kita, bisa-bisa dalam rumah tangga tuh ngamuk-ngamuk  mulu. Makannya sekarang perceraian lagi ngetop. Hehe,,

Moreover, she said, ketika sudah hamil sih, beliau lebih tenang, karena ketika sudah menikah, ternyata yang terpenting bukanlah menikah dengan orang yang mengerti kita dan mampu menerima kita apa adanya, sesuai dengan background kita. Dalam kasus tetehku ini, beliau live with single parent yang ekonominya empot-empot-an, jadi ya punya ekspektasi sendiri sama calon pendamping hidup.

Setelah hamil, yang terpenting bagi My Beautiful Lady ini adalah:

Yang terbaik buat anak, juga ayah yang terbaik buat anak.

Jadi segala ego yang pernah ada itu tersingkirkan. Karena fokus utamanya adalah masa depan anak. Subhanallah.

Baru saja berlayar di samudra kehidupan yang ganas, terhempas segala badai, begitu berlabuh, harus segera menghibahkan hidup untuk sang buah hati. Sedikit waktu untuk bermanja diri.

Nah, yang aku renungi dari hal ini adalah, alasan mengapa sangat utama bagi kita untuk memahami orang lain, adalah karena, akan datang masa bagi kita untuk hidup dengan seseorang yang tidak kita kenali dengan sangat sebelumnya, yang akan mengetahui cara tidur kita, lamanya kita di kamar mandi, kondisi kita saat bangun tidur, kebiasaan buruk kita, sakit yang kita derita, dan hal-hal memalukan lainnya. Kita harus siap hidup dengan orang, tiap hari kita temui hingga tak bosan, yang mana orang tersebut juga berekspektasi pada kita, maka jalan terbaik adalah, menurutku, ya kita yang harus mengalah untuk mengerti orang tersebut.

Its ourself, the one that we could control. Let’s move and be more mature. Ini tentang mengambil poin kehidupan, siapakah yang hendak lebih dahulu dewasa? Kitakah atau siapa lagi jika pioneer-nya bukan kita.

Maka memahami orang lain menjadi poin yang sangat penting. Ketika kita hidup bersama The Stranger yang bertitle Husband/Wife itu, pada awalnya kita pun tak tahu aslinya bagaimana, toh? Safe-nya sih, kita siap-siap dengan segala kemungkinan.

Pray for the best, prepare for the worst.

So since now, let us learn to be stronger and stronger.

Ambil yang positive-nya dari hidup. Santai aja. Life is only a game!

Play it well!

🙂

Alhamdulillah

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. morin says:

    wooow..nampaknya ai siap ni..hehe
    yups setuju….saat nya meng upgarde diri menjadi lebih baik sebelum menuju jenjang berikutnya..wuehehe

    1. sundariekowati says:

      Siap? pengen mah iya, Mo. tapi kalo siap?wao! nan jauh di matolah, Mo! eh, nantikan postingan Ai dengan teman serupa, nanti disitu terungkaplah. Sebenarnya sih Mo, mempersiapkan itu penting, karena jika kita telaah kembali mengenai munakahat ini, ga mudah juga lo! Momo siap gendong-gendong anak? hehe!
      Yuk ah, kita persiapakan diri. Bener kata Momo, kita bareng-bareng menempa diri menimba ilmu menuju jenjang pasca campus yak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s