Inner Peace!

Film ini, saaaaaangat lucu!!!

Kung Fu Panda 2.

Dijamin, selama menonton, perut Anda akan dikocok, hehehe.
Lalu menangis terharu.
Ngakak-ngakak bahagia, dan merenung penuh makna.

🙂

Itulah sepotong cuplikan olah rasa, oleh-oleh menonton Kung Fu Panda 2.

Film ini lebih haru dibanding film pertama.
Lebih OK, tentunya, karena emosi penonton dimainkan dengan cerdas
di film ini.

Diawali dengan adegan yang bertajuk “Inner Peace”.
Sudah familiar, kan? dengan kata “Inner Peace”? atau lebih sering mendengar Inner beauty? yea, same thing-lah.

Di adegan kungfu yang memiliki ketenangan jiwa ini,
Master Shi Fu, dapat menangkap dan menghantarkan embun yang menetes dari sisi tebing, ke pucuk tanaman, hingga akhirnya mengalir ke sungai.

Wow! so Romantic! hehe.

Lalu Po terbengong-bengong of, “How you do that??”.
Dengan nada tercengang.

Selanjutnya, Kung Fu Panda 2 pun, berkisah tentang sekelumit masa lalu Po,
si Panda yang kelebihan berat badan, dan ditinggalkan oleh orang tuanya.

Po terus-menerus berpikir, mengapa orang tuanya meninggalkannya?
dan kenapa dia mendapati bahwa ayahnya adalah seekor Angsa?

Sangat tidak logis, namun syukurlah, Panda adalah vegen,
kalo tidak, mungkin Sang ayah sudah dilahap.

Keseluruhan cerita di Kung Fu Panda 2 ini sangat menarik,
lagi-lagi saya tidak dapat mengupas banyak.

Nah, di kesempatan kali ini juga, saya ingin menuangkan beberapa filosofi
yang saya dapatkan selama menonton Kung Fu Panda 2 ini.

Monggo diresapi bersama.

1. Dikatakan disana,
“It doesnt matter who u were. It is, who do u choose to be”.

Tidak masalah darimana kita berasal, betapa buruknya masa lalu kita,
apa pun yang terjadi di masa lampau dan membentuk kita hingga kini,
sekarang saatnya kita menentukan,
apakah kita akan menyerah kalah pada kehidupan?
atau kita akan maju terus dan memilih
untuk memenangkan pertarungan melawan ego diri sendiri?

2. Tigres berkata, “I think, hardcore isnt ur style”,
saat Panda dengan perut buncit, kelebihan berat badan, tampang bloon memukuli batang kayu perahu yang ditumpangi Furious Five.

Jadi, bagaimana pun kondisi kita, pasti kita punya kelebihan.
Mungkin Po tidak bisa Kung Fu yang keras dan gesit,
namun dia ahli dalam penggunaan jurus Inner Peace,
dan beberapa jurus lainnya, seperti jurus berteriak misalnya,
karena berlari pun, Po tak sanggup. Hehehe.

3. Do not recall the past,
coz it has nothing to do now,
reach ur future!

Always moving forward.

Setelah Po tau siapa dirinya sebenarnya,
Po segera mendatangi ayahnya yang seekor angsa dan berkata,
“I know who I am, dad. Im ur son”.

Hwaaaa, cirambai deh saat itu.

Hey guys! let’s learn something from this movie.

We will always have the past we couldnt ignore.
But we have to move on.

Coz if we give up,
that’s all what we get.

While a promising life is waiting.

We have to try to forgive ourselves, and others.

Cheers!!

Viva Inner Peace!

😉

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Sundari says:

    blom meninggal ko, waktu itu cuma tertidur 🙂
    salamaik manonton kungfu panda!

  2. morinmorefun says:

    aaaaaaaaaaaaaaa….pengen nonton

    insyaAllah besok mau nonton ama temen2 🙂

    eh ai bukannya si gurunya teh udah meninggal nya? si Master Shi Fu nya, waktu kung fu panda 1. aduh saya agak lupa..tapi bener lebih seru dari yang pertama ya? oke deh sblm mudik ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s