An Autumn Tale

Menulis itu seperti candu
Sekali memluai, tak bisa berhenti.
Ah! memang ide tak bisa dikekang.

Hahaha.
So, ceritanya kemarin itu photoshoot.
Banyak kritik mengalir, menohok amandelku yang tak kunjung dioperasi, hehe.

Tapi, bagaimana pun, aku bangga dengan my masterpiece.
Apa mau dikata, aku bukan model, jadi butuh usaha.

Well, masukkan yang ratingnya teratas adalah, “Ini bukan foto produk! Tapi motret model”.

Habis gimana yah, tadinya mau foto produk, tapi karena passion aku di fotografi lebih besar, malah cenderung motret model. Balik sebentar ke jaman kuliah, aku paling seneng kalo meneriaki orang saat jadi sturadara film. Mengarahkan dan memasukan emosi ke para pemain. Juga men-shoot adegan. Rasanya so cool!

Dan sama halnya dengan konsep foto, aku suka mendisiplinkan model agar angle-nya bagus. Tapi tetep yah, kalo dibandingkan dengan jadi model, I prefer motret.

Dan menurutku, semua gambar punya cerita.
Its not a sudden pic!

And here, I proudly present my debut as a model! hehehe.

And the story begin.

It start with a fairy girl with a misterious smile.

And she was waiting for another foot steps to join her fantasy.

As her friend came, she hold her hand to other place.

Where she show her friend, a bangle.

And they share laugh under a tree.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s