Sebuah Jawaban

Kenapa terkadang kita harus luka. Hingga kita tersungkur dalam kegelapan.
Kenapa pula kita harus tertawa, hingga kita puas dalam kesenangan.
Dan kenapa akhirnya kita harus menangis dalam penyesalan langkah yg selalu terlambat?

Adalah penting bagi kita untuk luka, jatuh terkapar, agar kita tahu, siapa kita sesaat.
Agar kita paham bahwa kekuatan langkah-langkah kita adalah setitik dibanding kekuatan-Nya.

Adalah juga, tidak terlalu penting untuk dapat tertawa lalu pulas dalam kesenangan, sebab itu dapat melalaikan kita dari dzikir kepada-Nya, lalu kalau Dia murka, segera kita tersungkur dan luka, lalu kita kembali sadar siapa kita ini,,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s