K a n g e n

Those were such happy times
And not so long ago
How I wondered where they’d gone
But they’re back again
Just like a long lost friend
All the songs I loved so well
-Yesterday Once More by Carpenter

“Kangen, kangen, kangen!”, aku berteriak dalam diam.

Ya, kangen.

Insomnia sudah menggerogoti malamku, ketika akhirnya pukul 01.00 pagi,
kuputuskan untuk meraih hardisk dan memutar playlist.

Awalnya mau men-delete beberapa file yang tidak penting saja,
karena sudah penuh muatannya, supaya bisa diisi dengan
dowload-an film baru, hehehe.

Perjalanan jari dari meng-klik beberapa folder, merambat membuka video-video lama dan foto-foto lawas, jaman kuliah.

Kangen

Itu yang saya rasakan ketika menyeka air mata,
gelora itu, masa muda itu, ketika energi masih melimpah ruah,
menyuarakan aksi dan idealisme dengan lantang,
bersedia berlari kesana kemari demi mendapatkan sebuah legitimasi,
dan berjalan dengan tonggak-tonggak keyakinan.

Ahaha, sungguhkah itu aku?

Kangen

Tidak mampu membendung asa, maka segera mengirimkan pesan
ke nomor-nomor yang dikenal, “Ketemuan yuk! Kangen”.

Playlist sudah berhenti berputar, aku menggantinya dengan sebuah lagu.
Diputar berulang-ulang.
Itu, aku.

Itu suaraku, haha, waktu berduet membuat soundtrack  pemilu kampus.
Tapi, tidak pernah dirilis, hahaha.

“Ku, memantapkan hati, untuk-Mu,
membawa, aura cahaya negeriki,
Ku, melangkahkan kaki, untuk-Mu,
dengan asa, kejayaan nyata, untuk kita!”

“Smiling Indonesia,,,
Smiling Indonesia,,,”

Kangen

Ya, Indonesiaku Tersenyum adalah teman yang diusung saat itu
Rasanya, aku bisa kembali ke masa itu dengan energi yang lebih besar,
karena sekarang sudah lebih tau mengenai software editing yang lebih canggih

Kangen

Menggretak para pemain untuk acting dengan benar
membuat iklan, syuting kemana-mana,
begadang ngedit sampai berat badan turun 4 kilo.

Lelah, kemudian tertidur

Kangen

Terbangun di pagi hari, dengan pegal menjalar
Dan tidak satu pun message balasan masuk ke inbox-ku

Kangen

Where are all my friends?
They are growing up
Us all, growing up

Ya, we are all growing up
Usia kita tak lagi muda, lingkup kerja sudah berbeda

Everybody is moving on
Maybe, everyone else is moving on

Kangen,,

Tertegun sejenak menatap atap bercicak
Ya, masa lalu layaknya kaca spion

Ah! Selamat tinggal masa muda!
Selamat datang responsibility and maturity!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s