Every Smile of Yours

I won’t ever be too far away to feel you
And I won’t hesitate at all
Whenever you call
-Whenever you call by Mariah carey

Ketika menuliskan pesan tersebut, ada bulir air mata yang merintih.
Jiwanya kering ingin disentuh, namun air mukanya tegar.
Berpura-pura menyembunyikan luka, dalam wajah menyebalkan.

It isn’t that perfect.

Hidup siapa yang sempurna? Tak ada.
Pasti ada cerita di balik goresan tawa.

I have never be so honest about myself.
And I wont ever do that. Because I can’t.

Saya tidak bisa jujur tentang diri saya, karena saya takut orang lain mencemooh saya begitu tahu, saya tidak seperti yang terlihat. Jika ada orang-orang yang berpikir saya begini dan begitu, saya ingin memenuhinya.

Saya terlalu takut untuk mendapat padangan negatif.
Saya ingin mendengar bahwa, “I’m everyones favourite“.

But Im not.
In fact Im not.


Acceptance.
Mungkin ini adalah bagian dari proses pendewasaan.
Ketika saya mencoba jujur atas kekurangan-kekurangan saya, dan belajar menjadi lebih baik.

Ketika saya mulai bertanya, bagaimana harusnya. Dan mendengarkan masukan teman-teman  yang pada awalnya membuat saya ingin menutup telinga.

It is not a scary as I think!

Tidak semua feedback yang orang lain berikan pada kita mengartikan bahwa, ia tak lagi akan mendampingi kita. Di banyak situasi justru teman-teman yang berani mengoreksi saya justru ingin saya berubah jadi lebih baik. Bukan ingin menyisihkan saya.

I’m overthink!

Ya. Tidak semua kritik itu buruk, ada kritik yang membangun.

Ternyata lebih mudah jujur terhadap diri sendiri dan orang lain. Akan banyak orang yang membantu kita bangkit. Ternyata berbagi kesedihan diri tidak terlampau memalukan. Kita bisa menemukan solusi dibalik cerita.

Maka berceritalah, aku ingin belajar.
Maka, koreksilah, aku ingin menjadi lebih baik.

Untuk setiap tangan yang sudah mengenggamku, tolong ajari aku kebaikan.
Ajari aku menjadi manusia yang lembut hatinya, baik tuturnya, dan ahsan akhlaknya.

To all my friends,
every smile of yours, has become my best friend.

And dear Lord, always, please always guide us to Your way.
Amin.

Advertisements

One Comment Add yours

  1. dulu saya pernah tanya kan apa kamu pernah ikut siaware? jujur itu salah satu yang dipelajari di sana. tapi kamu bisa belajar itu sendiri. good job!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s