HAZERBABA PISTACHIO TURKISH DELIGHT – Paduan Mochi, Dodol Cina dan Gurihnya Pistachio

Selasa, 24 Januari 2017, waktu menunjukkan pukul 11.00 malam. Kantuk tidak bisa mengalahkan Aisya yang sangat bersemangat menyambut Akung dan Uti-nya. Dari pukul 10 malam kami sudah stand by,  area parkir juga sudah padat di PUSDAI. Ternyata ada bis yang baru akan berangkat mengantar jamaah Umroh ke Bandara Soekarno Hatta. 

Awalnya kami semua bertahan di dalam mobil karena gerimis, mulai bosan, saya, Arum dan Aisya masuk ke Masjid, tujuan utamanya agar Aisya bisa mengekspresikan diri lebih maksimal (baca : lari-lari mengelilingi Masjid). Lalu jajan, beli teh kotak, susu ultra rasa cokelat dan 1 bungkus richeese untuk menganjal perut yang keroncongan. 

Pak Herman (kerabat yang menjadi driver malam ini) menyetel radio dangdut keras-keras supaya kami tetap terjaga meski hawa di luar mobil mendukung untuk terpejam – gerimis, gelap dan dingin. Tak lama, Om Aisya datang menenteng ransel milik Akung dan Uti (disusul koper-nya). Alhamdulillah, orang tua saya sudah tiba..

“Grandpaaaa, jadi gunduuuul!”, ucap Aisya dan langsung minta gendong, sontak Akung-Uti-Aisya dan kami semua tertawa.

Sesampainya di rumah, kami tidak langsung tidur, cerita-cerita dulu sebentar sambil bukain oleh-oleh.. Nggak banyak yang dibeli, namun insya Allah cukup untuk dibagi.

“Waktu di Mekah, Bapak lihat anak kecil lari-lari. Jadi ingat Aisya. Ada juga anak usia 5 tahun-an tawaf sambil gendong adiknya yang kecil, di-akod“, ucap Bapak sambil memberikan kotak putih berbentuk persegi panjang bertuliskan Hazerbaba Turkish Delight.

“Buat Ndari, Handoko, Arum, bertiga”, lanjut beliau. Saya tersenyum menerimanya.

“Ibu nggak sempat belanja kemana-mana, mba. Hanya pas mau pulang dan di satu toko itu aja”, pernyataan Ibu saya ini menjawab mengapa Bapak-Ibu membawakan manisan Turki dan bukan cokelat-cokelat khas Arab, mungkin jadwal Umroh yang padat membuat keduanya membeli se-dapat-nya aja.

HAZERBABA TURKISH DELIGHT – Manisan Tradisional Khas Turki

Ngomong-ngomong soal Turki, everything feel so connected. Karena konteksnya feeling so, jadi belum tentu true yaa 🙂 Sebenarnya karena waktu saya – Aisya – suami main (lagi) ke Malaysia 18-21 Januari 2017 kemarin, di Batu Caves, Aisya ditolong, -digandeng tangannya sama orang Turki saat menapaki anak tangga menuju Goa. Dimana Bunda sudah agak shaking – gemeter takut ketinggian dan capek climbing. Juga karena teman kami, Dea yang menikah dengan warga Turki sedang ke Malaysia saat ini (plus saya belum memposting hasil wawancara saya mengenai cross cultural marriage-nya). 

Mungkin ini kebetulan saja, atau pertanda untuk dimasukkan ke wish-list? Bismillah, semoga Allah SWT memberi kami rizki untuk bersegera ke Tanah Suci (Amiin). Sekarang ada paket Umroh + Turki kan ya 🙂

Ke Turki-nya belum, icip-icip oleh-olehnya dulu boleh dong, kenalan sama manisan tradisional khas Turki yang diproduksi pertama kali oleh Hazer Baba di Anatolia.

Turkish delight yang oleh masyarakat Turki disebut ‘Lokum’ ini merupakan produk asli dari Turki yang kemudian diperkenalkan ke Eropa pada abad ke-18. Sejak saat itu orang-orang mulai ‘me-labeli’ manisan ini ‘Turkish Delight’.

Hazer Baba adalah perusahaan pertama yang menggunakan alat dan teknologi modern dalam memproduksi manisan Turki. Saat ini brand Hazer Baba dikenal baik oleh lebih dari 30 negara atas Turkish Delight-nya.

PISTACHIO TURKISH DELIGHT
Tekstur dari Pistachio Turkish Delight ini kenyal, kalau kita gigit, akan ada sensasi rasa gurih dari kacang pistachio-nya yang menjadi penyeimbang rasa manis-nya. Taburan gula halus di sekeliling manisan ini mengingatkan saya pada Mochi Garut. Yap! Kenyal tapi tidak terlalu lentur, bagai paduan Mochi dan dodol Cina. Not too sweet – ngga bikin giung -, the pistachio making me take a bite and a bite again and so does Aisya..

Kalau lihat komposisinya, Hazerbaba Pistachio Turkish Delight ini cukup simpel lho bahan-bahannya, yaitu gula, kacang pistachio, tepung maizena, vanila ekstrak dan citric acid.

Supaya lebih asik, kita bisa menyeduh secangkir teh/kopi (with less sugar) sambil ngemil Turkish Delight yang kecil-kecil tinggal hap-hap ini..

Kemasan Hazerbaba

Hazerbaba yang dibeli oleh Bapak-Ibu saya ini dikemas dengan apik, dengan NetWt 454 gram/pack . Bagian dalamnya dibungkus dengan kertas yang mirip baking sheet tapi lebih tipis agar gula halusnya stand still inside. 

Di bagian belakang kemasan juga ada informasi nutrisi yang terdapat pada Hazerbaba ini disertai peringatan bagi nutallergens.

Availability and Where To Buy
Bagi penggemar sweet treats, Lokum yang satu ini worth to try loh! Anakanak pasti suka. Pertanyaanya, dimana kita bisa menemukan Turkish Delight ini?

Bapak – Ibu saya membeli Hazerbaba Pistachio Turkish Delight ini di Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. So I believe we could easily find it there.

Buat teman-teman yang tertarik mengenai produk-produk Turkish Delight dari Hazer Baba lainnya bisa klik : http://www.hazerbaba.com.tr/products.php

Belum cek apakah di Setiabudi Market/Pasar Baru/toko-toko oleh-oleh Haji dan Umroh lainnya ada. Mungkin di online shop sudah ada, kalau ada yang tau, please inform me ya 🙂

OK sekian review oleh-oleh manisan tradisional Turki dari Bapak – Ibu saya ini. In case you wondering why I post this.. saya lagi belajar me-review produk. Doakan ya agar saya bisa memberi lebih banyak manfaat dari menulis. 

Thank you for reading 😉

* * *

Food review lainnya :

Bawang KIM – Bawang Goreng Renyah Dari Bawang Sumenep Dengan 3 Pilihan Rasa : Original, Pedas Asin, Balado 

Advertisements

2 Comments Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s