DAY 3 #MalaysiaTrip : TAMAN TASIK PERDANA

Shalat subuh di Kuala Lumpur dilaksanakan pada pukul 06.00, jadi kita bisa shalat tahajud dulu jam 05.00-nya. Enak ya? 🙂
Suasana jam 7 pagi masih sepi, matahari belum muncul, beda banget sama Cicaheum yang dari jam 6 pagi sudah macet. Atau Bintaro yang kalau ingin pas buka tirai masih dapat pemandangan yang sejuk itu yaa jam 5-an.

Aktivitas mulai terlihat ‘sibuk’ jam 9-an. Saat itulah alas kaki akan saling beradu di stasiun RapidKL. Eh tapi hari ketiga ini suami saya memesan Grab Car ke Taman Tasik Perdana, alasannya karena tidak ada stasiun di dekat sana. 

Kami menunggu Grab-Car di dekat Mydin. Suami saya membeli kartu Malaysia karena di hari pertama, kami sempat lama menunggu datangnya bus Go-KL dari Bukit Bintang ke KLCC Park. Aplikasinya sudah ada tapi ternyata harus menggunakan nomor Malaysia. Dan kemarin malam, suami sempat nostalgia ke tempat beliau makan saat pertama kali datang ke Malaysia bareng teman-teman semasa kuliah yang ternyata bersebelahan dengan hypermarket Mydin. 

“Bun, ternyata Mydin dekat lho dari hotel, trus Ayah nemu tempat makan pertama pas kesini. Dulu Ayah sama teman-teman backpakeran, ikut mandi dan istirahat-nya di Masjid Jamek, itu Masjid yang wajib dikunjungi kalau ke Malaysia. Nanti Bunda kesana ya!”, ucap suami ber-api-api.

Driver Grab mem-pickup dan menurunkan kami di pintu masuk Taman Tasik Perdana.

“Tempat apa ni? Kita pun orang Malaysia tak pernah tengok tempat ni”, ucapan driver-nya bikin kami saling pandang. Lebih tepatnya setelah masuk ke dalam, its like are you joking Mr. Driver? Really because tamannya luas banget, ada playground besar di dalamnya dan FREE ENTRY!

Giant Playground di Taman Tasik Perdana 

Hal pertama yang kami lakukan adalah bermain-main di Taman Dinosaurus. Disini ada banyak permainan, saya langsung menamai tempat ini giant playground. Seriusan playground sebesar ini lengkap dengan ayunan, jungkat-jungkit, terowongan anak, castle, jembatan kayu, perosotan dan area ketangkasan anak lainnya gratis lagi, sayang banget, sepi.. Jadi berasa milik sendiri.. Mau main berapa kali ngga perlu antri, mau jungkir balik, akrobat juga bisa, akhirnya Aisya, Bunda, Ayah, ikut main semua 😀
Playground-nya ada 2 dan sama-sama luas, yang sebelum pulang kami datangi lebih kecil sih dan sama juga, sepi. Kalau playground ini bisa diboyong ke Bintaro/Bandung, Bunda mau nemenin Aisya tiap hari main disini. Puas banget soalnya! Pulang-pulang bisa pulas anak-nya dan Bunda-nya bisa me-time :p

Danau – Teratai – Bamboo House – Sungai di Taman Asri Nan Hijau

Menyusuri Taman Tasik Perdana ini kayanya nggak ada habisnya. Mirip dengan Kebun Raya Bogor, tapi ini lebih luas. Luasnya mencapai 104 ha. 
Taman yang flora-nya bervariasi hijau berseri ini aseli cantiiiiiik pake banget, terutama karena terawat dengan baik. Kami berpapasan dengan petugas kebersihan di dekat sungai yang manggil-manggil Aisya, “Sini dek, sini”. Sempat juga kecegat sama tupai dan kadal besar.. Hiiiiy lariiii..

Lepas dari sungai, kami berfoto di jembatan dan main rumah-rumahan di Bamboo House (PENTING! Di area Bamboo House ini ada Free Wifi lhooo), lalu menikmati angin sepoi di dekat danau sambil meneguk air mineral yang kami bawa dari Hotel, “Haus-nyaa…”, ucap Aisya ngikutin gaya Upin Ipin.

Berhubung sudah mau jum’atan, kami menuntaskan safari di taman yang dulunya bernama Sydney Lake ini – dan pada masa pemerintahan Tun Abdul Razak di tahun 1975, namanya diperbaharui jadi Taman Tasik Perdana – dengan mengunjungi playground yang satu-nya lagi. Playground ini diperuntukkan bagi anak-anak balita, disini Aisya senang -manjat-manjat dengan tali sambil nyanyi, “For the first time in forever, there will be music there be light..” 
Subhanallah anak Bunda teatrikal banget  :’)

Karena Taman yang juga dikenal sebagai Lake Garden ini letaknya persiiis di belakang, eh ralat! Cukup dekat dengan Masjid Negara, awalnya suami mau ngejar sholat Jum’at disana. Tapi setelah mengestimasi jarak dan tenaga yang tersisa, suami saya lebih memilih sholat Jum’at di Masjid Jamek. Kami kembali ke hotel menggunakan Grab Car, kali ini dapet promo jadi gratis, yeaaay ~

Dalam perjalanan pulang Jum’atan dari Masjid Jamek, saya mengirim pesan melalui WhatsApp pada suami untuk membungkus nasi goreng Pattaya, Aisya lahap sekali makan nasi goreng ini semalam, jadi saya pesankan lagi. Kami makan di kamar, sebungkus berdua. 

Berjaya Time Square – Monorail

Sore-nya kami jalan-jalan ke Berjaya Time Square. Untuk sampai ke Berjaya Hills, kami harus turun di perhentian Hang Tuah. Kami baru selesai membaca petunjuk di peta, saat seorang turis bertanya, “Excusme, where is Songgai Besi? I’m sorry I’m new in here and I don’t know which train should I take to Songgai Besi”.
Sebenarnya saya mau menjawab, “I’m also tourist here, and don’t you know that Allan and Barbara Pease write a book about Why Women Can’t Read Maps?”.

Saved by my husband, “Songgai Besi? Hmm, oh Sungai Besi!”, suami saya menunjukkan tempatnya di peta serta jalur train yang harus ia ambil.

“How should I pronounce it?”, tanya pria ini.

“Sungai Besi”, jawab saya. Dan ia mengulanginya.

Kami berjalan beriringan ke lantai atas dan berpisah saat train menuju Hang Tuah datang.

Berjaya Time Square, seperti juga mall lainnya, dihias dalam rangka penyambutan Chinese New Year, dan teman saya yang tinggal di Malaysia bilang biasanya ada SALE besar-besaran setiap tahun baru China, terutama di Sogo dan KLCC. Disini kami hanya window shopping saja lalu pulang naik Monorail yang ternyata lebih dekat ke mall-nya ketimbang naik RapidKL.

Karena sudah larut, malam hari-nya kami makan di restoran india depan Citin Hotel, kali ini saya memesan Chapati. Sebelumnya saya sudah pernah mencicipi Cheese Naan, Tossai dan roti Prata, sekarang ingin tahu rasanya Chapati. Saya pesan satu lembar Chapati saja, makan malam hemat, hanya RM 1,5 saja (Rp. 4.500). 

* * *

Baca juga :

DAY1 #MalaysiaTrip : Tiket Promo AirAsia – Masjid Jamek – KLCC Park

DAY2 #MalaysiaTrip : Awana Skyway Genting Highlands

DO YOUR KID ENJOY TRAVELLING? – Percakapan Di Keretapi Tanah Melayu

Jalan-jalan Ke Kuala Lumpur – Melaka 4 Hari

DAY4 #MalaysiaTrip : Batu Caves

Advertisements

4 Comments Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s