Blessful Ramadan 2017

Ramadan Worksheet Untuk Aisya

Alhamdulillah 2 malam ini Aisya berhasil ikut ke Masjid untuk solat berjamaah jadilah siang ini Mami ajak Aisya beli buku gambar lalu bikin Ramadan worksheet buat Aisya. Di gambar itu ceritanya Aisya lagi taraweh, tinggal diwarnai sama Aisya deh 🙂 Ngomongin tentang taraweh ada kesan mendalam dari beberapa tayangan yang saya tonton di Ramadan tahun lalu. This is a post from last year which I remake by putting a few updates on it. As for me what I got from the youtube channel was really good, therefore I want to share it again to you guys, happy reading 🙂

Di malam-malam Ramadan tahun lalu saya beberapa kali berselancar di dunia maya, tepatnya You Tube. Dari awal pencarian mengenai suasana Ramadan di berbagai belahan dunia hingga nyasar ke mualaf di beberapa Negara. As its been reported in many media, number of muslims are increasing in many countries like Europe, USA, Korea and one of the video that I saw is from Russia.

Sister Julia, dengan aksen inggrisnya yang bagi saya sangat menarik, karena jujur saja suka aksen orang Russia saat berbahasa Inggris, bercerita bahwa dalam Islam, “Woman are like diamonds”.

Dari yang beliau pelajari, Islam menempatkan wanita dalam posisi yang tinggi, melindungi wanita, bahkan after the divorce dalam syariat Islam, ada hak-hak anak dan wanita yang tetap harus dipenuhi oleh ex-husband.

Julia juga mengatakan bahwa “Rasulullah is a good example of a human being that every man could look up to”. Julia kemudian menceritakan bahwa Rasul pernah berlutut saat istrinya, Aisyah r.a hendak naik ke punggung kuda. Karena kuda-nya terlalu tinggi bagi Aisyah, Nabi Muhammad SAW mempersilakan Aisyah r.a berpijak di lutut Rasulullah.

Lanjut lagi, Julia mengatakan kita bisa belajar dari Rasulullah mengenai cara memperlakukan istri, karena Rasulullah sangat baik dalam memperlakukan istrinya.

Wow, what an insight for me.
And that’s just open up my mind to learn more about Rasulullah’s character.

By watching the video, saya juga makin merasa its important to learn history of how my believe brought up until now. Dengan mengetahui sejarah, saya bisa lebih memaknai dan cinta terhadap kepercayaan saya. Dan, mulai memikirkan how the best way to introduce about Rasulullah to Aisya.

Salah satu hal yang juga menampar saya adalah ketika seorang mualaf bernama Peter Casey mencoba mensyiarkan Islam melalui channelnya, Dawah Addict. Bahasan yang saya ‘klik’ adalah tentang Ramadan. He tries to explain Ramadan and what Ramadan is about through the video. He said, Ramadan is a holy month which Allah wants us to experience how it feel to be hungry-fasting from Shubuh time until Maghrib time, but not only that, Ramadan is a month where we have to do many good things like, shadaqoh, not gossiping about others, didn’t tell a lie, control our emotion, etc. Only on 1 month, Allah asked us to be closer to him and connected more deep and intense with him. Hanya satu bulan loh, Allah nggak minta tiap bulan.

Bisakah dalam 1 bulan itu, kita menjauh dari segala perbuatan yang menjauhkan kita dari Allah? Seem like the God didn’t ask much for us, only 1 month.

Could we?

Jika kita benar-benar bisa melakukan what’s the God want in this Ramadan, harusnya Ramadan jadi momen yang bikin semua orang jadi lebih baik, and the world will become more peaceful. Mengingat prinsip sedekah, zakat dan berlomba memberi makan kepada yang berpuasa, pada bulan ini juga diharapkan, orang-orang yang kekurangan dapat merasakan nikmatnya berbuka puasa bersama, dan mendapat rizki yang lebih..

Lebih menohok lagi saat dia mengatakan, banyak orang mengantri menonton film di bioskop pada suatu malam, it doesn’t matter for them untuk mengantri panjang, pegal, keringatan, yang penting mereka mendapat kepuasan saat menonton film tersebut. They’ve been waited for the movie to be released.

Which at the same night, ada orang-orang yang juga berbondong-bondong ke Masjid, it doesn’t matter for them untuk datang lebih awal ke Masjid, berburu shaf terdepan, bersikutan dengan jamaah lain demi mereguk nikmatnya taraweh di bulan Ramadan. Orang-orang ini sudah lama merindukan Ramadan because they know there are many blessing in the Ramadan month.

These people, tahu betul keutamaan yang ada di bulan Ramadan, that’s why mereka lebih rajin lagi dalam beribadah, berlelah-lelah dalam meraih takwa, menambah kedekatan dengan Al-Qur’an, giat tarawehan, itikaf,  mencari keberkahan dalam sahur dan saat berbuka merupakan waktu yang dinanti-nanti dengan syahdu, apalagi saat kita berbagi dalam iftor jamaai. Konsisten hingga takbir Idul Fitri berkumandang.

It’s very beautiful.

Sebenarnya blessing apa aja sih yang ada di bulan Ramadan?

Dari Ibnu Syihab, ia berkata, “Ibnu Abu Anas mawla at-Taymiyyiin telah mengabarkan kepada saya, bahwa bapaknya menceritakan kepadanya bahwa dia mendengar Abu Hurairah Ra. berkata, ‘Rasulullah SAW bersabda,

“Apabila masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu jahanam ditutup dan setan-setan dibelenggu.” [HR. Bukhari]

Dari Abu Hurairah, “Rasulullah SAW bersabda,

“Pada malam pertama bulan Ramadhan setan-setan dan jin-jin yang jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satupun pintu yang terbuka dan pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satupun pintu yang tertutup, serta penyeru menyeru, ‘Wahai yang mengharapkan kebaikan bersegeralah (kepada ketaatan). Wahai yang mengharapkan keburukan/maksiat berhentilah, Allah memiliki hamba-hamba yang selamat dari api neraka pada setiap malam di bulan Ramadhan” [HR. At-Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah, Malik, al-Baihaqi, Ad-Darimi, Ibnu Hiban, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim, dan Ath-Thabrani].

Oleh karena itu, di bulan ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak doa dan mengharapkan pengampunan dosa dari Allah SWT.

“Antara shalat-shalat yang lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at berikutnya, dan dari Ramadan ke Ramadan berikutnya akan menghapus dosa-dosa yang diperbuat seorang hamba selama ia menghindari dosa-dosa besar” [HR. Muslim].

Di bulan ini, semua kebaikan dilipat gandakan. This month also a good time to get in touch with Qur’an karena Al-Qur’an diturunkan pada bulan ini, tepatnya firman pertama turun pada 17 Ramadan.

“Sesungguhnya kami telah menurunkan (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan, dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhan-Nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar [QS. Al-Qadr 1:5].

“Barang siapa yang shalat pada malam Lailatur Qadr karena keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni [HR. Bukhari Muslim].

Mengenai itikaf di 10 hari terakhir di bulan Ramadan, -balik lagi ke youtube-, seorang warga London mengatakan bahwa, if we think that there is something wrong in our life, the best thing to do is talk to the God. Just the two of us. We and Allah. So, at the last 10 days in Ramadan, I will vanish from my friends and social media to do itikaf. After that, we will feel refresh and could see the solution due to our problems.

Saya sendiri jadi merenung -sambil berhamburan titik-titik airmata tentunya-,
if we need something to fight and to celebrate, I think what we do in Ramadan, if we could stay away from our nafs, it’ll be something that worth to celebrate on Eid.

Since we know, the hardest battle is the one with our-self ego and lust.

The point is, kita harus berusaha memaknai Ramadan kembali, paham ilmu dan beramal dengan baik. Raih keuntungan dan keutamaan dalam Ramadan ini. Sehingga Ramadan dan Idul Fitri tidak hanya sekedar perayaan dan tradisi yang keceriaanya segera selesai setelah masa cuti kerja habis.

I myself have to dive more deep in this deen.

By being a muslim, life supposed to be easier and more peaceful. But we were influenced by manything in life like the culture, our environment, the way we raised, people around us. Belum lagi keyakinan yang mungkin lama tidak di charge membuat kita melakukan rutinitas dalam keyakinan kita sebagai sebuah tradisi saja. Hopefully I can find more light and get closer to Allah. Ameen.

Thanks for reminding me, good people.

Letter To Aisya


Mami kagum sama Aisya.

Aisya yang pemberani. Kadang terlalu berani. Manjat-manjat di playground, ngga mau pegangan tangan di jalan raya, naik-naik tangga di rumah grandpa dan moncor di antara dua pegangan, nyebur ke pantai dan main-main sama ombak sendirian. Aisya hebat.

Mami kagum sama Aisya, selalu ingin tahu sesuatu, harus dapat penjelasan yang masuk logika, pintar mengambil hati dan bersimpati layaknya orang dewasa

Saat Ayah batuk, Aisya akan menyodorkan segelas air dan bilang, “Ayah mau minum ngga?”

Saat Mami ketakutan karena ada tikus di rumah, Aisya menepuk bahu Mami dan berkata, “Don’t worry Mami, don’t be scare, kan ditemenin Dede”, hahaa.

Saat Grandpa sakit lalu Aisya menelepon dan bertanya, “Grandpa udah disuntik belum? Wait for me ya, Dokter Jasmine mau check up Grandpa”. Lalu Aisya bilang, “Mami, aku mau jadi dokter ah kalau udah besar”, bikin mata Mami berbinar haru

Mami kagum sama Aisya. Aisya yang selalu bisa menyesuaikan diri. Always happy when traveling, mau makan dengan telor ceplok atau nasi goreng, ngga rewel, senang diajak jalan, best travel companion deh

Mami kagum sama Aisya yang tegar kala Mami ngambek (haha), kayanya Mami harus belajar dari Aisya nih soal ini. Mudah memaafkan, gampang melupakan. Masih bisa merayu bahkan saat Mami manyun, sorry Aisya I’m still learning to be a good mom

Makasi ya Aisya, sudah mengajari Mami banyak hal, memberi Mami banyak keceriaan, membuat Mami belajar melembutkan hati, dan jadi lebih kuat lagi

Mami kagum sama Aisya, Aisya yang energinya besar sekali, pantang menyerah, selalu cari cara supaya apa yang diinginkan tercapai, ngga cape-cape, bangun tidur bisa langsung lari-lari, saluuut banget deh sama Aisya!

Mami kagum sama Aisya. Aisya yang selalu ingin membantu, saat ada yang menyapu, saat Mami memasak, saat lagi kucek baju, saat jemur dan angkat pakaian yang sudah kering, bahkan saat Mami setrika pun ingin ikut menyemprotkan pewangi ke baju-baju yang mau disetrika

Mami kagum sama Aisya, yang sudah sabar sama Mami. Makasi ya sayang, you are adorable, Aisya 😉

#suratuntukjasmine #KaryaCeria @ceritaibuanakid

Bicara Kontrasepsi Sama Dr. Lula Sp. Og #berKBtetaplangsing

Assalamu’alaykum emak-emak, terutama para emak(s) yang lagi memilih-milih alat kontrasepsi 🙂 hihi, bahasannya dewasa banget yaa ini, ga apa-apalah yaa namanya juga udah Ibu-ibu, sudah saatnya #bicarakontrasepsi
Hm, mulai dari mana yaa enaknya? Dari grup WA #ODOPfor99days deh ya. Beberapa hari yang lalu, teh Shanty mem-post foto di grup, karena memori hp saya penuh, saya hapus dulu beberapa foto dan video yang ada lalu pencet aplikasi ‘Bersihkan’ sehingga tersedia cukup ruang untuk mengunduh foto di WA. Saya langsung tertarik buat daftar setelah membuka foto-nya, beruntung sekali karena IIP dapat slot 10 kursi di acara tersebut. Pas banget juga saya ingin bertanya langsung sama ahlinya tentang KB. Tepatnya efek dari berhenti menggunakan KB, hehe.

Kalau beberapa saudara dan tetangga biasanya BB-nya naik saat masih ber-KB, saya malah naik drastis berat badannya setelah stop memberikan injeksi pada hormon saya melalui suntik KB yang 3 bulan sekali. Terhitung sejak Januari 2016 bertepatan dengan masa menyapih Aisya, dua bulan kemudian BB saya naik 10 kg! BB saya saat hamil Aisya 9 bulan saja hanya mencapai 51 kg, kok sekarang jadi 53 kg ya? I’m in teaaars haha :p

Saya ingin memastikan apakah BB saya yang naik ini merupakan efek saya tidak ber-KB lagi atau bukan? Berbekal pertanyaan ini, saya pun mantap menghadiri acara yang diselenggarakan oleh PT. Bayer Indonesia.

Bicara Kontrasepsi Bersama Dr. Lula Adilia Sp. Og #berKBtetaplangsing

Senangnyaa dapat hadiah dan berfoto sama Dr. Lula setelah mengajukan pertanyaan

Yap, acara yang saya hadiri bersama puluhan blogger lainya ini bertajuk “BICARA KONTRASEPSI : Ber-KB Tetap Langsing” yang berlangsung di Rumah Jelajah Rasa, Rabu 17 Mei 2017 lalu, dan menghadirkan Dr. Lula Adilia Sp. Og sebagai nara sumbernya.
Eh bentar, sekarang Mami Jasmine jadi blogger? Hahaa.. Kayaknya keren gitu ya jadi blogger, tapi saya belum percaya diri ah kalau bilang saya blogger. Pas kemarin ngisi presensi dan ditanya, “Dari komunitas apa, Mbak?” sama panitia acara, saya bingung dan jawabnya polos, “Dari komunitas apa yaa? Dari Teh Shanty pokoknya infonya”. Hahahaaa.. Aduh teh Shanty, maafkan aku yang cupu. Lalu saya mencari nama saya dan ketemu! Disana sudah tertera keterangan kalau saya termasuk blogger IIP. Aih, Bu Septi kayaknya saya harus ikutan matrikulasinya nih hehe. Selain saya, hadir juga Rahma dan Mba Lendy dari grup Odop, baru temu muka dan kenalan di acara ini, salam kenal yaa 🙂

Selain ketemu sama teman-teman Odopers, saya juga kenalan sama beberapa Ibu dari komunitas Emak Blogger dan Emak Pintar, waaah para emak memang haus akan ilmu ya! Senangnya bisa ikutan acara ini, menambah wawasan, teman dan Aisya juga main dengan anak-anak lain selama acara berlangsung. Mami-nya happy anaknya apalagi, maklum di rumah kan tiap hari seringnya berdua jadi begitu banyak teman Aisya bahagia.

Baca juga : Belajar Jadi Ibu Dan Bersenang-senang Dengan Anak

Sekarang kita bahas apa aja yang dibicarakan selama Healthy Lunch ini yaa, let’s go!

Mengenal Berbagai Metode Kontrasepsi

Sebagai pembuka, Dr. Lula Adilia Sp. Og memaparkan dulu jenis-jenis kontrasepsi. Sebagian besar dari Ibu-ibu pasti sudah tahu ya apa aja, seperti :

1. Kalender, ini adalah metode kontrasepsi paling mudah dengan catatan kita harus hapal betul kapan masa subur kita dan memilih saat kita tidak berada dalam masa subur untuk berhubungan

2. Implant di bawah kulit (dikenal juga dengan sebutan susuk) yang ditanam di bawah kulit, metode ini jarang dilakukan oleh orang Indonesia

3. Vaginal Ring (spiral), kini sudah tidak ada lagi KB spiral, digantikan oleh IUD 

4. Kondom

5. KB permanen yang pada wanita disebut tubektomi (steril) dan istilah untuk pria adalah vasektomi dengan melalukan pembedahan ringan pada tuba falopi (pada wanita) dan saluran sprema (pada pria)

6. IUD (intrauterine device), untuk penggunaan IUD ini harus dikontrol secara berkala (1 tahun sekali) dan dipasang paling lama 5 tahun lalu diganti dengan yang baru. Berbeda dengan KB suntik dan pil, pemasangan IUD tidak memberi pengaruh pada hormon. Bentuknya seperti huruf T tapi ga semua wanita bisa memasang IUD, harus dicek dulu rahimnya oleh dokter, jika ukurannya pas maka bisa dipasang

7. KB Suntik yang terbagi atas KB suntik per bulan dan KB suntik per tiga bulan. Untuk KB suntik per bulan tetap membuat siklus haid lancar, sayangnya ASI bisa kering bagi ibu yang masih menyusui. Dan untuk KB suntik per tiga bulan, ASI tetap lancar namun siklus haid tidak teratur bahkan bisa tidak haid sama sekali. Dampak lainnya adalah kembalinya kesuburuan lebih lama setelah berhenti melakukan injeksi

9. Pil KB, ini yang akan dikupas lebih banyak disini.

Sebenarnya ada metode KB lainnya namun jarang dipraktekan di Indonesia jadi saya hanya menuliskan 9 jenis KB yang familiar dilakukan di bumi pertiwi ini saja yaa. Saya hanya pernah menggunakan KB suntik (3 bulan sekali) selama 2 tahun, selama satu tahun ini setelah berhenti ber-KB, haid saya sudah teratur namun berbeda-beda tiap bulannya, kadang 1 minggu pernah juga hanya 3 hari. Saya pikir mungkin hormon estrogren dan progesteron di dalam tubuh saya masih butuh waktu untuk bisa stabil lagi. Meski saya belum ada keinginan untuk ber-KB lagi tapi ga ada salahnya saya bagi-bagi info terutama tentang pil KB ya. Yuk mari 🙂

Pengertian, Cara Kerja & Mitos Pil KB

Pil KB itu kan pil yang diminum setiap hari untuk mencegah terjadinya ovulasi (pembuahan), betul kan? Simple-nya sih gitu. Kalau pengertian ilmiahnya begini. 

1. Pengertian Pil KB

Pil KB adalah salah satu metode kontrasepsi paling efektif, dimana 1 pil diminum setiap harinya pada waktu yang sama. Kenapa disebut paling efektif? Karena tingkat kegagalan dari penggunaan pil KB ini hanya 0,1 % sedangkan tingkat kegagalan KB suntik 0,3% dan kondom 0,6 %. Nah supaya bekerja dengan baik, pil KB HARUS dikonsumsi setiap hari secara rutin di wakti yang sama.

2. Cara Kerja Pil KB

Di dalam Pil KB terdapat kandungan estrogen dan progesteron dalam kadar rendah, hormon buatan yang menyerupai hormon alami pada tubuh wanita. Seperti yang kita ketahui, dua hormon di atas berperan dalam mengatur siklus menstruasi (sampai disini saya mau bilang Subhanallah, keren banget Allah SWT yang menciptakan segala sesuatu dengan detail dan ilmiah juga sama para ilmuan yang mampu meneliti dan menamai hormon-hormon yang bekerja dalam tubuh kita, khususnya wanita). 

Setelah dikonsumsi dengan teratur, pil KB ini akan bekerja dengan 3 cara, yaitu : mengatur hormon sehingga proses ovulasi atau pematangan sel telur bisa dicegah, mengentalkan lendir mulut rahim sehingga sperma sukar mencapai sel telur, dan membuat kondisi dinding rahim jadi tidak sesuai untuk perekatan embrio.

Sebetulnya, pil KB yang beredar di pasaran tidak selalu sama, ada pil KB yang sudah mengalami inovasi seperti pil KB dari Bayer ini yang mengandung drospirenon. Apa kelebihan Pil KB dengan Drospirenon? Saya akan share setelah teman-teman menyimak Mitos & Fakta Pil KB melalui gambar berikut ini.

3. Mitos dan fakta seputar pil KB

Masih banyak wanita yang khawatir menggunakan pil KB (termasuk saya) karena termakan mitos-mitos di atas, semoga gambar di atas memberi penjelasan yang melegakan tentang Pil KB yaa.

Pil KB Dengan Drospirenon

Salah satu produk yang dikembangkan oleh Bayer adalah pil KB berwarna oranye yang mengandung drospirenon. Pil KB dengan drospirenon ini dikemas dalam strip yang berisi 24 pil aktif (model lama terdiri atas 21 pil aktif). Ada beberapa manfaat tambahan yang diberikan oleh pil KB dengan drospirenon ini. Sebelumnya saya mau kasih tahu dulu manfaat lain pil KB (non-drospirenon) selain sebagai alat kontrasepsi yaa.

Manfaat lain pil KB antara lain :

1. Membuat haid teratur

2. Menurunkan risiko terkena kista ovarium

3. Menurunkan risiko terkena angka kejadian mioma uteri

4. Menurunkan risiko terkena kanker ovarium dan endometrium

5. Menurunkan risiko tumor jinak payudara

6. Menurunkan risiko terkena penyakit radang pinggul

7. Menurunkan risiko terjadinya pendarahan menstruasi berlebihan dan juga anemia akibat kekurangan zat besu

8. Menjaga kepadatan tulang

9. Mengurangi angka terjadinya kanker kolon dan rektal

10. Mengurangi risiko terjadinya artritis rematoid

Untuk pil KB dengan drospirenon, ada manfaat tambahan lagi. 

Manfaat Tambahan Pil KB Masa Kini Dengan Drospirenon

Manfaat tambahannya yaitu :

1. Drospirenon membantu menjaga kestabilan berat badan saat penggunaannya karena tidak terjadi retensi cairan (penahanan terus-menerus zat/cairan dalam tubuh).

2. Tidak terjadinya fluktuasi hormon sehingga membantu wanita terbebas dari sindrom prahaid (PMS) setiap bulan seperti moody, mudah tersinggung, mudah sedih, perut begah dan lain-lain.

3. Masalah jerawat ringan hingga sedang teratasi dengan drospirenon.

Dengan banyaknya manfaat dari pil KB ini mungkin banyak dari kita (yang sudah membaca) akhirnya tertarik menggunakan pil KB dengan drospirenon ini sebagai metode kontrasepsi. Tapi jangan buru-buru mengkonsumsi ya, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter yang kita percaya sebelum menggunakan pil KB supaya mendapatkan formula pil KB yang sesuai dengan kondisi tubuh kita.

Also, we have to know, pil KB ini ga bisa dikonsumsi semua orang. Di gambar ini bisa kita lihat siapa yang boleh menggunakan pil KB dan siapa yang tidak dianjurkan untuk menggunakan pil KB 🙂

Ok sekian yang bisa saya bagi, makasi sudah membaca yaa, semoga apa yang saya tulis bisa memperkaya pengetahuan kita tentang metode kontrasepsi dan kita bisa memilih dengan bijak apakah mau memakai pil KB atau menggunakan metode kontrasepsi lainnnya, atau juga seperti saya yang memilih untuk ga ber-KB dulu, hehe. Oia ada yang penasaran ga sama jawaban dokter Lula atas pertanyaan saya? Ini dia jawaban dokter Lula, beliau bilang naiknya BB saya bukan disebabkan berhenti ber-KB namun karena saya telah menyapih sementara nafsu makan saya masih tinggi, jadi semua asupan yang masuk diserap oleh tubuh saya, waktu masih menyusui kan disalurkan dalam bentuk ASI ya, jadi saya tetap kurus walau makan banyak. Lantas gimana dong supaya kurus lagi? I’m still working on it hahaa. 

Ada cerita lucu tentang BB saya ini, meskipun sudah naik tapi entah kenapa mindset saya masih saja sering berpikir kalau saya masih kurus, jadilah waktu main ke Bangkok pas beli baju milih size M. Saya pikir bakal agak lebar dipakai oleh saya, begitu dicoba ternyata nge-pas dong! Wahaha mulai sekarang harus pakai ukuran L kayanya, eh tapi selain baju, tas dan souvenir lain yang murah-murah, 8 Thailand Snack Ini Cocok Dijadikan Oleh-oleh lho, mampir ya Mak (oot dikit hehe).

Hadiahnya tas mini yang langsung diisi ‘kosmetik’ milik Aisya

Yang bikin tambah happy ikutan event ini adalaaah dapat hadiah karena pertanyaan saya dinilai bagus, semua penanya dikasi hadiah kok, artinya semua bagus. Hadiahnya tas kecil ini nih, wah kebetulan pisan saya lagi mengidamkan tas seperti ini buat traveling supaya body lotion, cream, minyak telon, sikat gigi, odol Aisya, sunblock sikat gigi, odol, shampoo, sisir Mami Daddy bisa masuk ke dalam satu tas. Begitu sampai ke rumah, buka bungkusnya dan langsung memasukkan ‘kosmetik’ Aisya ke dalam tas jinjingnya 🙂 Alhamdulillaaaah makasi Bayer buat event-nya dan thank you teh Shanty buat infonya 🙂 next time semoga bisa ikutan lagi acara bareng blogger lainnya ya. Amiin.

For further info please kindly click www.bicarakontrasepsi.com 🙂

Tips Traveling Dengan Anak (Balita)

Traveling dengan anak tentu berbeda dengan traveling sendiri/berdua dengan pasangan. Terlebih jika berangkat bersama dengan beberapa keluarga. Pengalaman traveling bergerombol ini pernah saya alami ketika mengunjungi Kuala Lumpur dan Melaka tahun 2016, cerita lengkapnya ada di Kuala Lumpur – Melaka 4 Hari mangga di klik buat referensi kalau mau ke Malaka.
Traveling berdua juga pernah, di tahun pertama pernikahan saat saya sedang hamil Aisya, jadi judulnya babymoon ya 🙂 Traveling sama teman-teman yang masih jomblo ke Langkawi juga dijabanin, di pulau ini ada Jembatan Langit kece yang bikin kami merinding sementara Aisya lari-lari lincah di ketinggian 2,300 kaki di Puncak Gunung Mat Chinchang, intip ke-seruannya disini yaa Trip Seru Ke Langkawi. Dari pengalaman traveling sama teman-teman, serombongan sama keluarga-keluarga yang lain dan traveling bertiga aja, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya, so far asik semua kok. Bedanya kalau traveling bertiga seperti Januari ini saat kami syukuran Milad Aisya yang lagi-lagi ke Malaysia, rasanya lebih santai dan banyak tempat yang bisa kami kunjungi. Kalau ramean senang aja karena banyak obrolan selama di jalan sambil ibu-ibunya sharing segala macam pluuus anak-anaknya playdate. Menyenangkan banget lho liat Aisya very happy punya teman baru dan bisa main bareng selama di perjalanan, ini juga bikin anak-anaknya ga nempel terus sama orang tuanya, contohnya waktu kami menunggu penerbangan ke Belitung di Soekarno Hatta, Aisya dan Fayyadh main bareng di playground terus kejar-kejaran sambil ketawa-ketawa sementara Ibu-ibu dan Bapak-bapaknya bisa gantian solat. Seru deh traveling sama anak-anak itu 🙂 

Supaya traveling sama anak makin seru, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pastinya yaa, disini saya mau berbagi tips traveling sama anak, apa aja yang perlu dipersiapkan, gimana supaya anak ga bosen di pesawat terutama kalau waktu tempuhnya lama, dan banyak lagi. Selamat menyimaaak 🙂

1. Siapkan Paspor Anak

Foto dari instagram saya saat antri foto paspor Aisya

Hal pertama yang harus disiapkan kalau kita mau liburan sama anak ke luar Indonesia adalah paspor anak. Pastikan juga bapak-ibunya sudah memiliki paspor yang masih berlaku ya 🙂 Kalau jalan-jalannya masih di dalam negeri, antar pulau, keliling Bandung atau hanya di sekitaran komplek rumah, nggak perlu bikin paspor yaa hehehe.
Mengenai prosedur bikin paspor anak juga pernah saya posting di blog ini, tepatnya sharing pas bikin paspor buat Aisya, sila berkunjung ke Serunya Bikin Paspor Anak ya.

2. Bikin Ceklist/Lembar Kendali

Berkaca pada pengalaman ‘berharga’ saat mau check in menuju keberangkatan ke Belitung akhir April lalu dimana KTP saya tertinggal di rumah dan untungnya hanya perlu membuat surat keterangan di Help Desk sambil menunjukkan foto KTP dari layar smartphone saya, untuk traveling selanjutnya, yaitu ke Bangkok, saya berinisiatif untuk membuat lembar kendali/ceklist barang bawaan. Lembar kendalinya juga sederhana, hanya ditulis tangan di buku diari saya. Sudah lama saya ga menulis di diari, sekarang merasa perlu lagi and it helps like a lot 🙂
Saya membagi barang bawaan ke dalam 2 tas, ransel dan koper, bahkan saya juga membuat list oleh-oleh yang akan kami berikan pada keluarga dan teman-teman sepulang dari Bangkok. Saya membuat rincian barang yang sebaiknya disimpan di ransel dan apa saja yang lebih enak juga aman untuk disimpan di dalam koper. Ceklist di atas adalah contoh barang-barang yang saya masukkan ke ransel, untuk barang-barang di koper mostly baju-baju kami, susu UHT Aisya dalam jumlah yang cukup banyak dan lain-lain, seperti sendal, tas plastik untuk oleh-oleh, semua saya item saya tulis. Sebelum berangkat saya cek satu-satu barang yang seharusnya berada di ransel dan koper, kemudian saya beri tanda ceklis pada lembar kendali. Begitu pun saat mau pulang, saya cek kembali barang-barang yang ada di ransel dan koper untuk memastikan tidak ada barang yang tertinggal. 

Sedikit tambahan, saat ke Kuala Lumpur dan Melaka tahun lalu, saya membawa koper kecil khusus untuk perlengkapan Aisya, unyu-unyu deh lihat Aisya membawa koper bergambar barbie-nya sendiri tapi kesini-sini ngga saya bawa lagi, sebisa mungkin diringkas aja, bawa sedikit barang supaya ga perlu masuk bagasi koper besarnya. But I have a plan, kalau Aisya sudah lebih besar and her stuff makin banyak, then she could have her own suitcase, sekalian melatih Aisya untuk bertanggungjawab sama barang bawaannya sendiri. Its gonna be fun! 🙂

Baca juga : Island Hopping Di Belitong

3. Membawa Mainan Dan Buku Agar Anak Tidak Bosan Di Pesawat

Bermain boneka selama di Pesawat

Kalau dari mulai take off sampai landing anak kita bobo, ya Alhamdulillah, Ayah-Bundanya bisa ikut terlelap. Tapi kalau anak kita modelnya ceriwis dan ‘batre’-nya ga habishabis, ada baiknya kita membawa mainan dan buku anak untuk menemani anak kita selama perjalanan. Beruntung waktu naik Garuda, Aisya mendapatkan boneka mungil bernama Hara (Harimau), Pilo (Elang) dan Modo (Komodo), bisa dilihat ketiga boneka ini masuk ceklist saya 🙂 Aisya senang memainkan ketiga boneka ini, membuat cerita tentang mereka bersama saya. Selain itu biasanya saya membawa buku gambar dan crayon supaya Aisya bisa mewarna kalau bosan main boneka, other things to do is ngobrol seputar apa yang kami lihat, awan, langit, termasuk membahas gerakan mba pramugrari yang memeragakan penggunaan pelampung.

Baca juga : Main Ke Belitung #GarudaPoin

4. Menyepakati Tujuan Wisata Dan Mengestimasi Kekuatan 

Playground besar di Taman Tasik Perdana

Dari segi persiapan, kita perlu menyepakati tempat wisata yang akan kita kunjungi, estimasi waktu dan transportasi yang akan digunakan, dengan menimbang kekuatan fisik kita sebagai ortu dan anak. Jika bisa, pilihlah tempat wisata yang family friendly. Dan dari sekian banyak list tempat yang kita kunjungi, sempatkanlah pergi ke taman/playground/kebun binatang sehingga anak kita juga menikmati travelingnya. Waktu kami liburan ke Malaysia pertengahan Januari 2017, kami bermain setengah hari di Taman Tasik Perdana, disana ada taman yang luas dan asri lengkap dengan danau, bamboo house serta playground besar (masuknya gratis lagi) Aisya senaaaang sekali main disini, yang penasaran sama taman ini, link-nya ada di bawah ya. Di Bangkok juga kami menyempatkan bermain ke Taman Lumphini, mengayuh perahu angsa dan main di playground-nya.

Baca juga : DAY3 #MalaysiaTrip : Taman Tasik Perdana

5. Bikin Plan B

Plan B Aisya naik carousel karena ga jadi naik kicir-kicir di Asiatique

Ada kalanya anak kita tiba-tiba tantrum, demam atau kelelahan setelah berjalan kaki cukup jauh, tidur terlampau larut sehingga pagi-nya masih nyenyak dan ini bikin jadwal kita bergeser dari itinerary yang sudah dirancang. Then its time to be more flexible, sejujurnya yang bikin traveling bertiga itu santai karena kami lebih mengikuti ritme Aisya tanpa harus merasa ga enak sama yang lain. Kalau Aisya masih bobo pagi-pagi ya kami biarkan dulu sampai beberapa lama, lalu dirayu untuk mandi, Aisya biasanya langsung semangat diajak mandi pakai shower, bisikan ini seringnya berhasil membuat Aisya bangun, setelah ready, kami pergi sarapan dan jalan-jalan. Siang hari habis jalan-jalan kalau dirasa panas, balik dulu ke hotel, tidur siang, lanjut sorenya jalan. No rush. 

Beberapa kali saat traveling berombongan dengan keluarga yang lain ada kalanya kami memang perlu bikin plan B, ada yang hanya menggeser waktu atau merubah aktivitas di hari itu. Seperti tahun lalu, harusnya kami ke Genting Highland tapi karena salah satu anak demam, kami change the plan, jadi hanya jalan-jalan di sekitaran Kuala Lumpur, main ke KL Gallery, belanja di Mydin, ke pasar Seni dan jalan sore di Dataran Merdeka. Sama hal-nya waktu di Melaka, ga semua anak ikut naik river cruise, ada yang sudah bobo malam harinya, jadi hanya kami dan satu keluarga lagi yang naik cruise bersamaan.
Namanya juga traveling dengan anak, pilih win win solution yang nyaman buat anak dan kita, jangan sampai bikin anak bete karena kita terus memaksanya beraktivitas mumpung lagi traveling, hehe.

Baca juga : 9 Makanan Yang Wajib Kamu Coba Saat Ke Bangkok

6. Pilih Hotel Yang Nyaman 

Salah satu kamar di Berry Glee Hotel, Pic from TripAdvisor

Hotel yang nyaman dengan fasilitas yang ramah anak juga bisa bikin anak kita betah main seumpama jalan-jalan keluar nggak memungkinkan buat dia hari itu. Salah satu hotel yang punya kidz zone yang recommended menurut saya adalah Berry Glee Hotel yang kami inapi saat wisata ke Bali. Kamarnya lucu-lucu, ada lampu neon-nya, cukup luas dan biayanya terjangkau, sekitar Rp. 300.000-an untuk kamar yang standar. Masih di sekitaran lobby hotelnya, ada kolam renang dewasa dan anak, ada pasir lengkap dengan alat main pasirnya, ada area untuk main basket, panjat tali dan seluncuran juga kuda-kudaan. 

Baca juga : Ke Bali Sama Aisya

7. Bawa Tas/Ransel Kecil

Tas Rilakkuma yang setia menemani kami traveling, di dalamnya muat bekal dan baju ganti Aisya

Selalu bawa tas kecil/ransel yang selain berisi bekal juga baju ganti anak, jaga-jaga mungkin anak kita akan berkeringat sehingga kita perlu mengganti bajunya, mengantisipasi bajunya basah terkena air/tiba-tiba muntah karena masuk angin. This is important! Selain baju ortu, baju anak juga harus di-packing dengan baik. Tetap usahakan barang bawaannya tidak terlalu banyak supaya lebih ringkas yaa. 

8. Bawa Bekal

Aisya lagi makan bekal cemilannya saat Island Hopping Di Belitung

Setiap traveling saya selalu membawa bekal di ransel kecil saya, bekalnya antara lain roti dan keju slice, susu kotak, sereal, biskuit, air mineral dan cemilan lain yang Aisya suka in case kita kelaparan selama diperjalanan atau anak kita bakal agak susah beradaptasi dengan makanan di tempat wisata. Alhamdulillah selama traveling ke beberapa tempat Aisya cukup menikmati makannya, seringnya Aisya makan nasi goreng, biriyani, roti naan dan nasi dengan telur mata sapi.
Salah satu pengalaman paling berkesan tentang bekal adalah waktu kami mencari halal food di SkyAvenue Mall Genting Highlands karena bingung dan kelaparan, bekal yang kami bawa rada menyelamatkan rasa lapar yang menjalar hingga akhirnya kami menemukan McD hehe.

Baca juga : Awana Skyway Genting Highlands

9. Menyamakan Langkah Dengan Anak

Ayah menggandeng tangan Aisya selama berjalan-jalan di Langkawi Skybridge

Mengikutkan anak dalam perjalanan berarti menghormati keinginan anak/memperhatikan mood juga kondisi fisiknya. Kita bisa membawa stroller/gendongan untuk memudahkan anak traveling bersama kita, namun jika kita memilih untuk menggandeng tangannya dan berjalan bersama kita, artinya kita harus siap dengan more slow speed 🙂 impact-nya mungkin waktu tempuhnya jadi lebih lama. But thats the point of spending vacation together. Kita juga bisa make a deal dengan anak kita dan memberi tahunya bahwa kita akan mengunjungi suatu tempat dengan kendaraan tertentu, misalnya Kereta Api/Bus, sehingga anak kita excited. Jika lelah, beristirahatlah dan selalu bawa bekal (camilan) juga air mineral.
Karena Aisya suka jalan kaki, she become a very nice travel patner, tapi kalau sudah tiba waktunya untuk digendong, saya serahkan ke Ayahnya yang lebih setrong dari saya, hehehe. By the way, kemarin-kemarin Ayah Aisya bilang sih, “Mam, nanti kita beli micro trike stroller ya supaya Aisya lebih enjoy saat traveling”. Nanti-nya belum tahu kapan, amin-kan dulu saja 🙂

Baca juga : Do Your Kid Enjoy Traveling? – Percakapan Di Keretapi Tanah Melayu

10. Always check and re-check. Help each other 🙂

All packed up and ready to go

A family is a team, saling mengingatkanlah dengan pasangan. Bantu merapikan barang, packig-unpacking-packing lagi dan menge-cek barang bawaan. Terutama saat mau pulang, cek lagi apakah ada yang tertinggal? Disini, poin no.2 yang berisi lembar kendali sangat membantu lho. Suami dan istri sebaiknya berbagi peran, siapa yang lebih menjaga anak dan siapa yang sweeping.

11. Berdoa Sebelum Dan Selama Di Perjalanan

Ini harusnya poin paling pertama tapi sengaja disimpan paling akhir sebagai penutup, saat merencanakan perjalanan, hunting tiket, melakukan persiapan, sebelum berangkat dan selama di perjalanan ingat untuk selalu berdo’a ya. Minta agar Allah SWT melindungi kita sepanjang perjalanan hingga sampai dengan selamat lagi ke rumah dan mendapat banyak hikmah, pelajaran berharga, membuat pengalaman kita makin kaya dari traveling kita dan bikin kita makin bijak dalam menjalani kehidupan ini. Amiin.
Okey, sekian tips dari saya, happy traveling mommies and dads! 😉

8 Thailand Snack Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Assalamu’alaykum. Bismillahirrahmaanirrahiim. Masih dalam suasana semangat bagi-bagi cerita #travelingkeluarga ke Bangkok dan Pattaya kemarin, saya mau sharing tentang  8 Snack Thailand Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh include minuman dan yang lain-lain juga, judulnya sengaja dibuat begitu supaya ngga terlalu panjang. Piiis boleh yaa.

Sedikit bocoran, di Bangkok itu harga barang-barangnya terjangkau dan yang paliiing bikin happy pas belanja tas, ada tas ransel, tas jinjing, tas buat kondangan, pashmina, gantungan kunci, mini tuk-tuk, clutch, dompet kecil, tempat pensil dan magnet kulkas di toko Kun Fai namanya. Selain murah, belanja banyak dapat diskon plus hadiah daaan abang penjualnya bisa bahasa Indonesia, salah satu toko di kawasan Asiatique ini juga menerima pembayaran dengan rupiah lho! Ini yang bikin kami belanja di satu tempat itu doang, selebihnya belanja oleh-oleh makanan di Supermarket Big C, sama beberapa baju di pasar Pratunam.

Banyak hal menarik di Bangkok yang open up my mind dan ingin saya tulis, but for now, nyambung dengan postingan saya minggu lalu tentang 9 Makanan Yang Wajib Kamu Coba Saat Ke Bangkok , minggu ini saya masih ingin cerita seputar makanan. Selama di Bangkok dan Pattaya, selain makan berat, kami juga membeli snack dan minuman. Makanan disana lucu-lucuuu banget deh dan sangat bervariasi, tapiii memang agak tricky untuk mencari which one is halal and which one is not karena ngga semua produk memiliki label halal, apalagi saat memastikan ingredients-nya apa aja di bagian belakang kemasan, tulisannya pakai bahasa Thailand, wah saya bahkan tidak tahu cara membacanya :)) sekilas mirip aksara sansekerta, mungkin beririsan, tapi berbeda.

Otomatis kami pilih yang berlogo halal or at least yakin ngga ada unsur non-halal-nya. Sebelumnya saya mau meminta maaf karena ada beberapa makanan dan minuman yang ngga sempat saya abadikan (langsung makan aja gitu) jadi beberapa foto saya ambil dari internet ya. Dan inilah 8 Snack Thailand Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh (menurut saya) :

1. Koko Krunch Cereal Bar

Koko Krunch batangan ini kami beli di Seven Eleven di dekat Hotel Grand Alpine Bangkok. Kalau di Indonesia ada kasih tau yaa 🙂 Aisya yang pertama kali lihat dan bilang kalau mau Koko Krunch Cereal Bar ini, lalu kami ambil dan bayar. Dari website nestle-cereals.com saya mendapatkan informasi carefully selected ingredients yang ada di dalam Koko Krunch Cereal Bar ini, they are :

Cereal Grain [Wheat whole grain (33.6%) (gluten), rice], sugar, glucose syrup, barley malt extract [(Barley, malted barley) (gluten)], Palm oil, Dextrose monohydrate, humectant (E422), freeze-dried strawberries (3.0%), mineral (calcium carbornate, iron pyrophosphate, reduced iron), partially inverted brown sugar syrup, dried cranberries (Cranberry, sugar), salt flavouring, acidity regulator (E339, E330), emulsifier (monoglycerides, E322), Vitatmin (B3, B5, B6, B2 and folic acid), Antioxidant (E307b). Allergen Informatio: Contains cereals containing gluten. May contain traces of tree nuts, milk and soyabean products.

Ternyata rasanya enak lhoo, ukuran sereal didalam-nya lebih kecil dari ukuran sereal biasa, dan bagian bawahnya dilapisi cokelat putih. Aisya and I like it! Sayangnya kami hanya beli sedikit, buat dicemilin selama di perjalanan dan hanya sisa satu lagi saat sampai ke Jakarta, padahal menurut saya snack yang satu ini bisa banget dijadikan oleh-oleh untuk adik-adik dan keponakan kami. Harga per batangnya 20 Baht (Rp. 8000).

2. Pejoy

Pejoy itu mirip Pockey, tapi ukurannya sedikit lebih besar dan bagian dalamnya diisi cokelat. Buat saya ini lebih enak dari Pockey, rasanya juga bermacam-macam. Unfortunately (lagi) karena masih coba-coba kami hanya beli satu yang rasa matcha, banyaknya beli Pocky rasa pisang, enak juga tapi manis banget, still I prefer Pejoy.

Mengenai ke-halal-an Pejoy ini bisa dilihat di web Glico.com ya, berikut kutipannya dari situsnya :
With awareness in the Muslim consumer requirement, we introduce products permitted under the Islamic Law and achived (Halal) certification from The Central Islamic Council of Thailand.

3. Chewy Milk Candy

Logo halal di belakang kemasan

Permen dengan aneka rasa buah yang kenyal 🙂 anak-anak pasti suka nih (orang dewasa aja suka). Kami beli banyak untuk diberikan ke keponakan dan teman-teman di kantor suami, ada rasa strawberry, watermelon, cherry, taro, dan lechy.

4. Banana Milk

Logo halal khas Thailand

Wah ini! Minuman yang sempat hits dan dicari oleh suami dan teman-temannya. Di Indonesia ada, tapi mumpung lagi di Bangkok dan harga disana lebih murah jadi kami beli banyak. Susu pisang ini enak, Aisya, suami, adik ipar dan saya pun suka 🙂

5. Madu Raja

Ternyata kualiatas madu di Thailand juga terkenal bagus, salah satunya madu Raja. Saat kami lagi ngecengin madu-madu di Mall Central Marina Pattaya, mbak penjaganya bilang, “This is product of the King” dan merupakan best seller honey. Harganya 245 Baht/botol, botolnya pun terbuat dari plastik jadi relatif lebih aman (kemungkinan bakal pecah saat kebadug-badug di koper lebih kecil). Kami beli madu ini untuk Bapak saya. Rasanya manis, enak, dan Bapak saya suka.

6. Thai Tea dan Teh Tarik

Teh tarik merk Owl yang halal

Ini juga mumpung lagi di Big C, sekalian saja beli Thai Tea dan Teh Tarik Thailand untuk dibagikan ke keluarga dan teman-teman (terutama teman-teman di kantor suami yaa). Thai Tea dam Teh Tarik dari Thailand, oleh-oleh yang pas, kan? 🙂

7. Bumbu Tom Yum

Bumbu tom yum halal

Naaah, buat saya dan teteh ipar yang pada suka masak, kami beli bumbu Tom Yum baik yang clear tom yum maupun creamy tom yum. Buat dimasak dan dimakan bareng-bareng sambil nyeduh Thai Tea enak nih 🙂

8. Manisan Kiwi dan Mangga

Halal Dehydrated Fruit

Sebetulnya ada dua manisan yang kami beli untuk oleh-oleh, ada dehydrated kiwi dan dried mango. Setelah kami coba, rasa yang dried mango lebih enak lhoo, tapi yang dehydrated kiwi juga enak 🙂 therefore kami merekomendasikan manisan mangga dan kiwi ini untuk dijadikan oleh-oleh.

TADAAA, itulah 8 snack, termasuk madu, susu, bumbu tom yum, thai tea yang kami beli dan kami rekomendasikan buat teman-teman yang mau beli oleh-oleh selain tas, baju dan barang lainnya. Hampir semuanya kami beli di Supermatket Big C dan sebagian kecil di Seven Eleven di dekat Hotel. Ada yang mau menambahkan list oleh-oleh makanan ringan? Lemme know yaa 😉 thanks for visiting my blog fellas.

9 Makanan Yang Wajib Kamu Coba Saat Ke Bangkok

Delicious Mango Sticky Rice

Minggu ini dapat kabar baik dari Teh Shanty, dimana 91 orang yang konsisten menulis minimal 1 post per minggu boleh memasang logo grup ODOP For 99 Days di blog masing-masing, aaand I’m one of them, Alhamdulillah. Dan minggu ini, ada banyak hal menarik yang ingin saya bagi sebagai oleh-oleh traveling ke Bangkok 1-5 Mei 2017 ini. Saya akan mulai dari makanan yang saya cicipi selama di Bangkok yaa.

Mencari makanan yang halal di Bangkok tidak begitu sulit, di Seven Eleven pun banyak variasi makanan yang bisa kita pilih dengan catatan harus teliti, lihat ada unsur non-halalnya atau tidak. Di mall dan pasar pun ada satu-dua gerai yang menjual hidangan yang halal, biasanya mereka menempel logo halal di gerobak/depan tempat makannya, bisa juga dengan bertanya langsung pada kasir/pramusasji di restoran seperti saat kami makan siang di depan Grand Palace. Dari banyaknya makanan yang saya coba, berikut ini 8 makanan yang saya rekomendasikan untuk dicoba saat teman-teman main ke Bangkok :

1. Mango Sticky Rice

Street Food Mango Sticky Rice

Ini adalah makanan yaaang pertama kali saya coba begitu mendarat di Bangkok.

Kami tiba di Bandara Dong Mueang sore hari, langsung istirahat ke hotel. Malamnya, kami berencana untuk wisata kuliner di Neon Market namun sayangnya night market yang menjual berbagai makanan ini tutup di hari Senin.

Jadilah kami pergi ke Platinum, mall yang mirip BTC kalau di Bandung mah, tapiii mau tutup juga (ternyata tutup jam 8 malam). Beruntung di depan mall-nya lagi ada food festival, ada sih makanan yang halal, seafood gitu ada prawn, squid, crab yang dijual dengan harga 600 Baht, wah dipikir-pikir sayang juga kalau hari pertama sudah harus merogoh kocek sebesar itu. Akhirnya pilihan kami jatuh pada buah-buahan, selain insya Allah halal, unik dan fresh, mango sticky rice ini enak lhooo!

Mango sticky rice is a Bangkok signature I guess, ini salah satu makanan unggulan di Bangkok yang wajib dicoba. Buah mangga-nya maniiis sekali, ketan putihnya dibanjur dengan santan jadi lebih yummm. Harganya 100 Baht di food festival ini, kalau di rumah makan depan Grand Palace harganya 99 Baht (foto paling atas).

2. Buah Kelapa

I dont really know how they name it there, supaya mudah, saya menyebutnya buah kelapa.

Kenapa? Karena minuman seharga 100 Baht ini disajikan di dalam daging buah kelapa utuh yang dibolongi bagian atasnya saja untuk dimasukkan sedotan. Berbeda dengan air kelapa di Indonesia yang daging buah kelapanya diserut, yang ini mah semuanya dikeruk bulat-bulat.

Tekniknya gimana saya kurang tahu, yang jelas this is very unique! Saat kita seruput bakal terasa air kelapanya, dan kalau mau makan buah kelapanya tinggal kita suir-suir dengan tangan deh hehe..

3. Tom Yum Kung

Belum afdol rasanya kalau berkunjung ke Bangkok dan ngga mencoba Tom Yum Kung aseli Thailand. Ini dia Tom Yum Kung yang saya pesan di Nai Fhun, restoran di depan Grand Palace.

Sebelum memesan, kami bertanya dulu pada kasirnya “Halal food?”, dan dia mengangguk seraya meminta kami naik ke lantai dua. Menu-menu yang disajikan antara lain, tom yum, nasi ayam, nasi goreng, mie, ada juga mango sticky rice dan berbagai jus. Saya langsung memesan 1 porsi tom yum kung.

Setelah dimakan, bagaimana rasanya? Ternyata tom yum disini rasanya lebih asam dan sedikit lebih pedas dari tom yum yang biasa saya makan di Indonesia/Malaysia. Nah di dalam mangkok-nya pun terdapat beberapa irisan tomat, jadi makin sour sih tapi tetap terasa enak dan hangat di perut.

Creamy Tom Yum (pic from yummy.ph)

Ada satu tom yum lagi yang saya makan dari gerobak Halal Food di dekat Hotel, yaitu creamy tom yum. Rasanya lebih enak, lebih asam dan pedas juga, isiannya lebih banyak, ada udang, ayam, bakso dan jamur.

Turn out, saya lebih suka creamy tom yum daripada tom yum biasa atau disebut juga clear tom yum – kata Mbak Yusty yang tadi berkunjung kesini -, meski keduanya sama-sama taste really good. Saya ngga sempet memfoto creamy tom yum-nya karena hungry dan doyan jadi langsung ludes, jadi fotonya saya ambil dari yummy.ph.

4. Mint Chicken (Nasi Ayam Pedas)

Ini adalah nasi dengan tumisan ayam yaaang pedas, disebut mint chicken (lagi kata Mbak Yusty, thanks ya Mbak atas masukannya). Saya makan ini waktu di Pattaya, harganya 50 Baht. Ayamnya dicincang kecil-kecil, rasa pedasnya bukan dari cengek/cabe melainkan beberapa herbs yang saya kurang tau apa itu, mirip daun mint-lah. Rasanya? Enak, pedas, bikin kenyang dan nagih! saya mau coba bikin yang seperti ini kapan-kapan, dengan modifikasi resep tentunya.

Baca juga : 8 Thailand Snack Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

5. Nasi Goreng Sarden

Pic from Pinterest

Kalau yang ini masih dari gerobak Halal Food di dekat Hotel. Nasi goreng sardennya termasuk becek but surprisingly lezaaat. Sarden-nya dari ikan sarden kalengan, ditambahkan potongan cabai tipis-tipis. I also want to try to make this at home. Karena saya lupa memotret (saking lahapnya saya makan), jadi untuk Nasgor Sarden ini fotonya saya comot dari Pinterest

Ada lagi nasi goreng udang, yang unik adalah bawang daunnya yang masih utuh ikut disajikan dipiring, mungkin orang Thailand makan nasi gorengnya sambil menggigit bawang daun ya 🙂

6. Jus Semangka

Ini minuman yang dipesan oleh teman kami, lucu deh buah semangka-nya di jus dan disajikan dengan cangkang kulit semangkanya.

7. India Food

Kalau ke mall atau pusat wisata dan bingung mau makan dimana, cobalah mendekat ke restoran india. Biasanya mereka menjual halal food. Tentu saja kami pastikan dulu mereka menyajikan daging apa saja dan bertanya langsung pada pemiliknya seperti saat kami makan di Asiatique. Kami bersantap malam di Siam India dan pemilik restorannya yang juga satu-satunya orang yang bisa berbahasa inggris disana mengatakan kalau beliau hanya menjual makanan yang halal. Kami memesan 2 macam ayam, yang pedas dan tidak pedas untuk anak-anak kami. Anak-anak juga mendapatkan piring kecil sendiri. Nasinya terasa lebih tawar, kalau nasi Indonesia kan ada rasa manis-manisnya yaa.

Di Pattaya pun kami sempat memesan makanan India di food court Mall Central Marina, ini dia makanan yang kami pesan. Banyak ya? Hehe. Kami diberi saus sebagai pelengkap, tapi bukan kecap dan sambal melainkan tamarind and mint sauce. Karena saya cenderung suka dengan masakan India jadi terasa lumayan enak saus-nya buat saya, meski yang lain prefer not to add that to their food hehe. 

8. Makanan Dari Seven Eleven

Seperti yang sudah saya katakan di atas, di Seven Eleven pun ada banyak pilihan frozen food yang bisa kita hangatkan dulu setelah membayar. Ada burger, sosis, onigiri, nasi telor, nasi goreng udang, nasi goreng kepiting, bihun goreng, spaghetti, Pop Mie Indonesia juga ada! Saya beli ini ketika perut saya mulai kangen dengan masakan Indonesia hehe.

Makanan dari Sevel kesukaan saya adalah nasi goreng sosis, enaaak banget sosis ayamnya dan nasi gorengnya kaya akan sayuran seperti kacang polong, jagung dan wortel. Saya juga suka dengan onigiri isi grilled Salmon 🙂

9. Buah Lengkeng Bangkok

Buah-buahan disana juga segar, besar dan murah lho, terutama lengkengnya, this one also worth to try selain mangga dan semangkanya.

Baca juga : 8 Thailand Snack Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Okey itulah 9 makanan halal di Bangkok dan Pattaya yang bisa saya rekomendasikan buat teman-teman yang mau main ke Bangkok. Terimakasih sudah mampir, semoga bermanfaat yaa 🙂

Oia beberapa pembaca menyarankan untuk mencoba Mango Salad, Thai Ice Cream di depan patung Buddha Sleeping, Nachos dan Es Krim gulung Thailand, karena saya belum mencobanya hopefully kalau ada rezeki berkunjung ke Bangkok lagi saya bisa mencicipi makanan-makanan tersebut.

Kalau ada yang mau menambahkan lagi boleh banget yaa, please leave your comment below, thank u again!