DIY KARTU ANGKA

DIY Kartu Angka

Semenjak Aisya bersekolah, saya jarang membuat karya bersama. Karena di Kelompok Bermain, kegiatan ini dilakukan selama 3 hari dalam seminggu. Karya terakhir yang sempat saya dokumentasikan adalah DIY Tumblr Lamp Made By Aisya dan DIY Pop Up Book : Banana Oat Pancake Made By Jasmine

Di sekolah, Aisya suka keluar kelas untuk menunjukkan hasil karya-nya.

2 minggu terakhir ini tema-nya tumbuhan, Aisya diperkenalkan pada bagian-bagian bunga, mewarnai daun, termasuk menanam kecambah.

Sebelumnya topik di sekolah membahas tentang makanan 4 sehat 5 sempurna. Pada minggu tersebut anak-anak membuat nasi goreng dari potongan kertas warna-warni yang ditempel di atas sebuah piring dan piringnya diwarnai. Dan diberitahu mengenai jenis-jenis sayuran juga makanan yang mengandung protein.

Membolongi kertas menggunakan tusukan, menjahit, meronce, melukis dan lain-lain juga sudah dilakukan di sekolah. Saya rasa ini sudah meng-cover kegiatan bikin karya.

Sehingga pulang sekolah, agenda Aisya adalah do fun learning yang lain, mostly bermain. Main apa saja (masak-masakan, golf, bengkel, sepeda, dokter-dokteran, macam-macam deh) dengan teman/saya. Sering juga menyusun puzzle, membaca buku, atau mengisi buku-buku yang di dalamnya ada banyak sarana untuk Aisya mengenal huruf, angka, mencari perbedaan dan persamaan, mencari jalan, meyambungkan garis, mix and match, menempel stiker dan lain-lain.

Aisya suka sekali mengerjakan buku/majalah seperti ini.

Nah, minggu lalu Alhamdulillah saya bisa menyempatkan diri untuk membuat DIY Card Number, ngga dibantu Aisya sih. Awalnya saya ingin Aisya yang mewarnai gambar lego-nya. Namun Aisya lagi asik dengan hal lain, jadi saya selesaikan sendiri.

Ide bikin DIY Kartu Angka ini saya dapatkan dari akun instagram 5mins.craft

Tujuan Bikin DIY Kartu Angka

Tujuannya lebih ke mengenalkan angka ke Aisya.

Supaya tahu aja. Selain di sekolah mulai dikenalkan pada angka, Aisya juga tertarik pada angka (kalau lagi nelepon Akung-nya suka mencet nomor sendiri) dan sudah bisa menulis angka 1, 2 3.

So far Aisya sudah tahu angka 1-5, untuk 6-10 masih meraba-raba.

Alasan lain ya karena sudah lama ngga bebikinan, trus ini buatnya mudah. Cukup bermodalkan kertas gambar dan spidol warna-warni saja. Yang lebih asik saat dimainkan.

Bahan dan Cara Membuat Untuk Membuat DIY Kartu Angka

Alat dan Bahan :

Hanya tiga bahan yang kita butuhkan untuk membuat DIY Card Number ini ya, yaitu :

  1. Potongan kertas dari buku gambar
  2. Spidol warna warni
  3. Gunting

Saya pakai potongan kertas dari buku gambar karena cukup tebal. Kalau Ibu-ibu mau pakai HVS bisa saja, agar lebih keras bisa menempelkan kertas karton di belakangnya.

Cara Membuat :

  1. Guntinglah kertas dari buku gambar besar, lalu potong kecil-kecil. Masing-masing berbentuk persegi panjang. Saya hanya melipat-lipat saja lalu dipotong berdasarkan lipatan kerta yang berukuran (lumayan) proporsional tersebut.
  2. Buat sepuluh potong, bisa lebih jika Ibu-ibu mau.
  3. Tulislah angka 1-10 menggunakan spidol, buatlah agak tebal agar terlihat jelas
  4. Setelah itu gambarlah lego di samping kiri, disesuaikan dengan angka. Untuk angka satu (1), gambar lego-nya cukup 1. Untuk angka dua (2), gambar lego-nya tambah satu lagi. Begitu seterusnya hingga angka 10, maka gambar lego-nya ketika dihitung jumlahnya harus 10 juga. Fungsinya untuk memudahkan. Saat bingung, anak kita bisa menghitung jumlah legonya. Sekalian melatih anak berhitung ya.
  5. Agar tidak tercecer, satukan semua kartu dalam sebuah amplop. Saya bikin amplop sederhana dari kertas kado
  6. Sudah jadi? Yuk kita mainkan!

Cara Memainkan DIY Kartu Angka


Karena tujuan awalnya adalah mengenalkan angka pada Aisya, maka fokus saya adalah membuat Aisya tahu dan mudah-mudahan hafal bentuk angka 1-10. Memalui kartu ini, saya juga melatih Aisya untuk berhitung dan mencocokannya dengan lego. Bisa multifungsi ya.

  1. Mengenalkan Angka

    Yang saya lakukan pertama kali adalah, mengangkat kartu dan menyebutkan angka-nya. Setelah Aisya merekamnya dengan baik, saya akan meminta Aisya menebak angka berapa yang saya ambil.
    Jika Aisya nampak ragu, saya akan ambil satu kartu lainnya. Sehingga di tangan saya terdapat dua buah kartu dengan angka yang berbeda. Saya minta Aisya menebak, contoh “Which one is eight? This one or the one in my left hand?”

    Dan kartu yang saya pegang adalah angka yang sudah dia hapal juga kartu dengan angka delapan. Otomatis ini memudahkan Aisya untuk menentukan mana angka delapan, karena Aisya sudah hafal angka satu.

  2. Belajar Berhitung

    Kembali ke angka-angka yang belum Aisya kenali dengan baik, selain melakukan langkah di atas, bisa juga dengan meminta Aisya menghitung banyaknya lego pada gambar. Untuk angka 7 misalnya, ketika Aisya menggelengkan kepala, saya ajak dia menghitung.

    “How many the lego in this picture”, tanya saya. Dengan begini, Aisya akan menghitung dan mengetahui angka berapa yang ada di kartu tersebut.

  3. Menyusun Dan Mencocokan Warna

    Di dalam kartu, selain angka juga terdapat gambar lego yang berwarna-warni. Saya akan meminta Aisya menyusun lego dan mencocokan warna-nya dengan gambar yang ada di kartu. Kemudian Aisya akan menghitung jumlah legonya dan me-nyamakannya dengan angka pada kartu.

Baca juga : 6 Things I Adore From Aisya

Permainan ini cukup menyenangkan menurut saya, kombinasi ketiganya membuat permainan ini jadi lebih seru. Ya, ini hanya sebuah ikhtiar saja dalam memperkenalkan angka pada Aisya.

Oia, seorang nenek di sekolah Aisya cerita kalau cucu-nya lebih cepat mengenal angka melalui game di handphone. Tentu ini juga bisa jadi alternatif, tapi berhubung saya tidak memberi Aisya HP sendiri yang berisi game, jadi saya gunakan cara lain.

Bagaimana pun caranya, insya Allah anak kita akan mengenal angka dengan baik kalau belajarnya fun. Setuju gak Moms?

Oya, suka bikin permainan seru apa nih sama anak di rumah? Boleh banget share supaya saya bisa ikutan yaa 🙂

 

 

6 thoughts on “DIY KARTU ANGKA

  1. ikapratidina says:

    sejak kecil, anak-anak saya lebih suka main sambung kata. kita kasih satu tema lalu dijadikan rangkaian cerita dengan saling menyambungkan kata terakhir dari yang disebutkan pemain sebelumnya.

    seru, menggemaskan, karena harus pinter-pinter mencari kata yang ‘susah’ biar peserta lain ‘kalah’. karena yang menang akan mendapatkan coklat kesukaan. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s