NEW YORK STRAWBERRY CHEESECAKE

IMG_20170907_211413_609

Last Thursday, I decided to make a New York Style Strawberry Cheesecake. The sweet-cheesy-soury taste reminded me of Bandung Makutaโ€™s Cheese that my husband and I bought to celebrate the Independence day of Indonesia. I like it ๐Ÿ˜Š

Saya suka bagian atas Makuta Cheese yang fluffy, juicy daaan terasa banget kejunya. Hmm. Oh, Iโ€™ve been craving for this one, for the whole week!

Berhubung saya males ikutan jastip atau nge-grab ke 23 Paskal Shopping Center (disini antriannya ngga panjang), saya pun ngubek resep-resep cheesecake di youtube. Kebetulan banget, one of my cooking guru – Gordon Ramsay – memiliki resep cheesecake yang super simple. Saya langsung tertarik membuatnya sendiri di rumah.

Bahannya sederhana, kita hanya butuh cream cheese dan pelengkap lainnya yang ketika saya tengok, sudah ada di dapur.

Cream cheese-nya seperti biasa, beli di Baltos (dibelikan adik saya sepulang kuliah). Merk-nya sama dengan cream cheese yang saya gunakan untuk membuat Tiramisu Cheesecake #Homemade

Kalau birthday cake-nya suami ini masuk kategori no-bake-cheesecake, nah pada eksperimen kali ini cheesecake-nya melalui proses pemanganggan di oven dulu.

Resep yang saya share ini merupakan modifikasi dari resep asli ya. Untuk Raspberry-nya saya ganti dengan buah strawberry dan saya tidak menambahkan parutan kulit jeruk lemon pada adonan saya. Langkah-langkahnya,saya ikuti plek plek dari juri Masterchef ini pada video-nya.

Dear Mommies, siapkan celemekmu and letโ€™s get cooking!

RESEP NEW YORK STRAWBERRY CHEESECAKE (Mami Jasmine Simple Recipe)

IMG_20170907_212749_175

Bahan :

  1. 2 ons Cream Cheese Merk Calf
  2. 6 sdm gula putih
  3. 3 butir telur
  4. Fresh strawberries
  5. 2,5 sdm tepung terigu

 

Cara Memasak :

  1. Potong buah stroberi menjadi 2 bagian, sisakan untuk toping
  2. Siapkan mangkok besar dan masukkan gula putih beserta cream cheese ke dalamnya
  3. Start creaming process dengan mengocok cream cheese dan gula dengan kecepatan sedang ke tinggi dengan menggunakan whisk. Jika sebelumnya cream cheese disimpan di dalam kulkas, keluarkan dulu hingga teksturnya menjadi lebih lembek โ€“ ini petuah dari Bapak Gordon ya, dan saya manut saja. Memang sih dengan begini jadi lebih mudah ketika mengocok (tidak keras/kaku)
    IMG_20170905_070632
  4. Kocok lepas 3 butir telur, lalu masukkan sedikit demi sedikit. Aduk rata hingga telur dan adonan cream cheese-nya tercampur rata
  5. Setelah itu, taburkan 2,5 sdm tepung terigu ke dalam adonan secara bertahap. Aduk rata hingga adonannya menyerupai adonan pancake
  6. Panaskan oven tangkring dengan api sedang (suhu 180 dercel)
  7. Sambil memanaskan oven, tuangkan adonan cheesecake ke dalam Loyang yang sudah dialasi baking paper
  8. Terakhir, tambahkan potongan buah stroberi dan panggang selama 35-40 menitIMG_20170905_072007
  9. Setelah Strawberry Cheesecake-nya jadi, angkat dan tiriskan
  10. Sajikan dalam cake tier/pisin

Ketika memanggang cheesecake ini, saya membuka pintu oven sebanyak 2 kali. Jujur saya khawatir tindakan tersebut membuat cheesecake-nya gagal matang, apalagi gas kompor tiba-tiba habis. Jadi ada jeda waktu yang membuat cooking process-nya terhambat.

Sambil harap-harap cemas, setelah Mamang gas datang dan memasangkan gas-nya, saya nyalakan lagi api dan meneruskan memanggang adonan. Ngga mau nyerah ceritanya.

Dan.. Alhamdulillah ternyata cheesecake-nya well cooked ๐Ÿ˜Š

IMG_20170907_211746_904

Saya ambil satu slice dan menggigitnya. Cheesecake-nya juicy, rasanya cenderung manis, rasa asam dari strawberry bikin cake-nya lebih lezat tapi malah ngga terlalu ngeju.

Mungkin karena saya memasukkan 6 sdm gula dan 2,5 sdm terigu. Dalam eksperimen selanjutnya sepertinya saya harus mengurangi kadar gula dan tepung terigunya supaya rasanya lebih balance.

ย However, strawberry cheesecake ini habis juga sama Bapak, Ibu, adik dan anak saya. Aisya juga bekal cheesecake ini dan melahapnya saat lunch time di sekolah. Lagi-lagi dibuat happy sama anak yang suka masakan saya. Alhamdulillaaah.

Yeah, for the first strawberry cheesecake that I baked, nampaknya kue ini pas di lidah keluarga saya.

Menyantap New York style strawberry cheesecake ini dikala hangat enak, saat dingin juga yumiii. Scooping an ice cream and put it ย on top will also be a great way to enjoy this cheesecake. Ah, I definitely have to ย try to make the cheesecake again next time.

Terimakasih sudah mampir ke Mami Jasmine Simple Recipe. Selamat mencoba di dapur masing-masing, TGIF ๐Ÿ˜Š

IMG_20170907_212518_263

 

 

 

 

 

Advertisements

9 Makanan Yang Wajib Kamu Coba Saat Ke Bangkok

Delicious Mango Sticky Rice

Minggu ini dapat kabar baik dari Teh Shanty, dimana 91 orang yang konsisten menulis minimal 1 post per minggu boleh memasang logo grup ODOP For 99 Days di blog masing-masing, aaand I’m one of them, Alhamdulillah. Dan minggu ini, ada banyak hal menarik yang ingin saya bagi sebagai oleh-oleh traveling ke Bangkok 1-5 Mei 2017 ini. Saya akan mulai dari makanan yang saya cicipi selama di Bangkok yaa.

Mencari makanan yang halal di Bangkok tidak begitu sulit, di Seven Eleven pun banyak variasi makanan yang bisa kita pilih dengan catatan harus teliti, lihat ada unsur non-halalnya atau tidak. Di mall dan pasar pun ada satu-dua gerai yang menjual hidangan yang halal, biasanya mereka menempel logo halal di gerobak/depan tempat makannya, bisa juga dengan bertanya langsung pada kasir/pramusasji di restoran seperti saat kami makan siang di depan Grand Palace. Dari banyaknya makanan yang saya coba, berikut ini 8 makanan yang saya rekomendasikan untuk dicoba saat teman-teman main ke Bangkok :

1. Mango Sticky Rice

Street Food Mango Sticky Rice

Ini adalah makanan yaaang pertama kali saya coba begitu mendarat di Bangkok.

Kami tiba di Bandara Dong Mueang sore hari, langsung istirahat ke hotel. Malamnya, kami berencana untuk wisata kuliner di Neon Market namun sayangnya night market yang menjual berbagai makanan ini tutup di hari Senin.

Jadilah kami pergi ke Platinum, mall yang mirip BTC kalau di Bandung mah, tapiii mau tutup juga (ternyata tutup jam 8 malam). Beruntung di depan mall-nya lagi ada food festival, ada sih makanan yang halal, seafood gitu ada prawn, squid, crab yang dijual dengan harga 600 Baht, wah dipikir-pikir sayang juga kalau hari pertama sudah harus merogoh kocek sebesar itu. Akhirnya pilihan kami jatuh pada buah-buahan, selain insya Allah halal, unik dan fresh, mango sticky rice ini enak lhooo!

Mango sticky rice is a Bangkok signature I guess, ini salah satu makanan unggulan di Bangkok yang wajib dicoba. Buah mangga-nya maniiis sekali, ketan putihnya dibanjur dengan santan jadi lebih yummm. Harganya 100 Baht di food festival ini, kalau di rumah makan depan Grand Palace harganya 99 Baht (foto paling atas).

2. Buah Kelapa

I dont really know how they name it there, supaya mudah, saya menyebutnya buah kelapa.

Kenapa? Karena minuman seharga 100 Baht ini disajikan di dalam daging buah kelapa utuh yang dibolongi bagian atasnya saja untuk dimasukkan sedotan. Berbeda dengan air kelapa di Indonesia yang daging buah kelapanya diserut, yang ini mahย semuanya dikeruk bulat-bulat.

Tekniknya gimana saya kurang tahu, yang jelas this is very unique! Saat kita seruput bakal terasa air kelapanya, dan kalau mau makan buah kelapanya tinggal kita suir-suir dengan tangan deh hehe..

3. Tom Yum Kung

Belum afdol rasanya kalau berkunjung ke Bangkok dan ngga mencoba Tom Yum Kung aseli Thailand. Ini dia Tom Yum Kung yang saya pesan di Nai Fhun, restoran di depan Grand Palace.

Sebelum memesan, kami bertanya dulu pada kasirnya “Halal food?”, dan dia mengangguk seraya meminta kami naik ke lantai dua. Menu-menu yang disajikan antara lain, tom yum, nasi ayam, nasi goreng, mie, ada juga mango sticky rice dan berbagai jus. Saya langsung memesan 1 porsi tom yum kung.

Setelah dimakan, bagaimana rasanya? Ternyata tom yum disini rasanya lebih asam dan sedikit lebih pedas dari tom yum yang biasa saya makan di Indonesia/Malaysia. Nah di dalam mangkok-nya pun terdapat beberapa irisan tomat, jadi makin sour sih tapi tetap terasa enak dan hangat di perut.

Creamy Tom Yum (pic from yummy.ph)

Ada satu tom yum lagi yang saya makan dari gerobak Halal Food di dekat Hotel, yaitu creamy tom yum. Rasanya lebih enak, lebih asam dan pedas juga, isiannya lebih banyak, ada udang, ayam, bakso dan jamur.

Turn out,ย saya lebih suka creamy tom yum daripada tom yum biasa atau disebut jugaย clear tom yum – kata Mbak Yusty yang tadi berkunjung kesini -, meski keduanya sama-sama taste really good. Saya ngga sempet memfoto creamy tom yum-nya karenaย hungryย dan doyan jadi langsung ludes, jadi fotonya saya ambil dari yummy.ph.

4. Mint Chicken (Nasi Ayam Pedas)

Ini adalah nasi dengan tumisan ayam yaaang pedas, disebut mint chicken (lagi kata Mbak Yusty, thanks ya Mbak atas masukannya). Saya makan ini waktu di Pattaya, harganya 50 Baht. Ayamnya dicincang kecil-kecil, rasa pedasnya bukan dari cengek/cabe melainkan beberapa herbs yang saya kurang tau apa itu, mirip daun mint-lah. Rasanya? Enak, pedas, bikin kenyang dan nagih! saya mau coba bikin yang seperti ini kapan-kapan, dengan modifikasi resep tentunya.

Baca juga :ย 8 Thailand Snack Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

5. Nasi Goreng Sarden

Pic from Pinterest

Kalau yang ini masih dari gerobak Halal Food di dekat Hotel. Nasi goreng sardennya termasuk becek but surprisingly lezaaat. Sarden-nya dari ikan sarden kalengan, ditambahkan potongan cabai tipis-tipis.ย I also want to try to make this at home. Karena saya lupa memotret (saking lahapnya saya makan), jadi untuk Nasgor Sarden ini fotonya saya comot dariย Pinterest

Ada lagi nasi goreng udang, yang unik adalah bawang daunnya yang masih utuh ikut disajikan dipiring, mungkin orang Thailand makan nasi gorengnya sambil menggigit bawang daun ya ๐Ÿ™‚

6. Jus Semangka

Ini minuman yang dipesan oleh teman kami, lucu deh buah semangka-nya di jus dan disajikan dengan cangkang kulit semangkanya.

7. India Food

Kalau ke mall atau pusat wisata dan bingung mau makan dimana, cobalah mendekat ke restoran india. Biasanya mereka menjual halal food. Tentu saja kami pastikan dulu mereka menyajikan daging apa saja dan bertanya langsung pada pemiliknya seperti saat kami makan di Asiatique. Kami bersantap malam di Siam India dan pemilik restorannya yang juga satu-satunya orang yang bisa berbahasa inggris disana mengatakan kalau beliau hanya menjual makanan yang halal. Kami memesan 2 macam ayam, yang pedas dan tidak pedas untuk anak-anak kami. Anak-anak juga mendapatkan piring kecil sendiri. Nasinya terasa lebih tawar, kalau nasi Indonesia kan ada rasa manis-manisnya yaa.

Di Pattaya pun kami sempat memesan makanan India di food court Mall Central Marina, ini dia makanan yang kami pesan. Banyak ya? Hehe. Kami diberi saus sebagai pelengkap, tapi bukan kecap dan sambal melainkan tamarind and mint sauce. Karena saya cenderung suka dengan masakan India jadi terasa lumayan enak saus-nya buat saya, meski yang lain prefer not to add that to their food hehe.ย 

8. Makanan Dari Seven Eleven

Seperti yang sudah saya katakan di atas, di Seven Eleven pun ada banyak pilihan frozen food yang bisa kita hangatkan dulu setelah membayar. Ada burger, sosis, onigiri, nasi telor, nasi goreng udang, nasi goreng kepiting, bihun goreng, spaghetti, Pop Mie Indonesia juga ada! Saya beli ini ketika perut saya mulai kangen dengan masakan Indonesia hehe.

Makanan dari Sevel kesukaan saya adalah nasi goreng sosis, enaaak banget sosis ayamnya dan nasi gorengnya kaya akan sayuran seperti kacang polong, jagung dan wortel. Saya juga suka dengan onigiri isi grilled Salmon ๐Ÿ™‚

9. Buah Lengkeng Bangkok

Buah-buahan disana juga segar, besar dan murah lho, terutama lengkengnya,ย this one also worth to try selain mangga dan semangkanya.

Baca juga :ย 8 Thailand Snack Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Okey itulah 9 makanan halal di Bangkok dan Pattaya yang bisa saya rekomendasikan buat teman-teman yang mau main ke Bangkok. Terimakasih sudah mampir, semoga bermanfaat yaa ๐Ÿ™‚

Oia beberapa pembaca menyarankan untuk mencoba Mango Salad, Thai Ice Cream di depan patung Buddha Sleeping, Nachos dan Es Krim gulung Thailand, karena saya belum mencobanya hopefully kalau ada rezeki berkunjung ke Bangkok lagi saya bisa mencicipi makanan-makanan tersebut.

Kalau ada yang mau menambahkan lagi boleh banget yaa, please leave your comment below, thank u again!

BAWANG KIM – Bawang Goreng 3 Rasa : Original, Pedas Asin & Balado

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Salah satu menu masakan rumah favorit adalah SOTO LOBAK, – selain bahannya simpel dan bikinnya nggak ribet – rasanya bakal lebih sedap tiap kali saya tambahkan bawang goreng. Memang ada ke-senang-an tersendiri saat saya do it all by myself sampai ke mengiris dan menggoreng bawang untuk taburan. Harumnya bawang merah yang digoreng di wajan nggak ada yang ngalahin deh! Hmm..

Tapi kalau masaknya banyak dan ingin cepat-cepat menghidangkan, biasanya saya pakai BAWANG KIM, bawang goreng praktis, tinggal tabuuuur ๐Ÿ˜‰

Selain soto lobak, saya juga soto ayam, soto daging sapi, soto kecambah, sayur sop, baso, capcay dan masakam berkuah lainnya termasuk opor ayam, kari sapi dan lainnya.

BAWANG KIM dari BAWANG SUMENEP
Bawang KIM ini diolah dari 100% bawang merah Sumenep pilihan berkualitas dan dikemas dengan higienis sehingga menghasilkan cita rasa yang lezat dan renyah. 

Ibu-ibu tahu kan bawang Sumenep? Itu lhooo bu, kalau di Mang Sayur, harganya lebih mahal dari bawang merah biasa, dipakai sedikit saja hmmm harumnyaaa menggoda ๐Ÿ™‚ 

KOMPOSISI
Dalam kemasan Bawang KIM, tertulis bahwa komposisinya hanya dua, yaitu : bawang Sumenep dan minyak goreng.

3 RASA BAWANG KIM

1. Original : Bawang KIM rasa original ini tidak menggunakan MSG dan original – tanpa penambahan bumbu. Bawang KIM original ini so far merupakan bawang goreng yang paling banyak dipesan dan cepat habis ๐Ÿ™‚

2. PedasAsin : nah ini favorit saya ๐Ÿ™‚ Bawang KIM rasa pedas-asin ini cocok buat kita-kita yang ingin menambahkan sentuhan spicy pada masakan, tapi nggak terlalu hot. Gurih pedas sedang saja.

3. Balado : varian rasa Bawang KIM ini pedas! Saudara saya sih lebih suka yang ini, ketimbang yang pedas – asin, bahkan dicemilin tanpa nasi. Spicy lover this one suite you..

KEMASAN
Bawang KIM dikemas dengan higienis menggunakan toples plastik dengan isi bersih 125 gram/toples. 

Masing-masing rasa dibedakan dengan warna : Hijau (rasa original), Oranye (rasa pedas-asin), merah (rasa balado).

Di kemasannya juga disertakan keterangan produk, label halal MUI dan masa kadaluarsa.

Untuk paket combo, tersedia kemasan berbentuk kotak persegi panjang yang memuat 3 toples Bawang KIM. Dengan packaging ini Bawang KIM aman untuk dikirimkan ke berbagai tempat baik di Indonesia maupun luar negeri. Saya sendiri pernah mengirimkan Bawang KIM untuk dibawa ke Inggris, Korea dan Taiwan.

Mengapa packaging BAWANG KIM menggunakan toples? Bawang KIM diolah tanpa menggunakan MSG dan tambahan tepung (kalau pun ada hanya 1-3%), oleh karena itu kemasan dalam bentuk toples menjaga agar bawang goreng tetap ‘kriuk’. 

Penggunaan toples plastik juga membuat Bawang KIM lebih ringan saat ditimbang dan anti pecah (hal ini sering ditanyakan oleh pihak ekspedisi juga Mamang Go-send).

HARGA 

Harga Rp. 29.000/toples isi 125 gram.

Lebih HEMAT untuk pembelian paket combo :

Rp. 80.000 (3 Toples) dan Rp. 155.000 (6 Toples).

PEMESANAN

Yuk cobain Bawang KIM – bawang goreng renyah, praktis, tinggal taburin aja (nggak perlu iris-iris bawang lagi). Cocok untuk pelengkap aneka masakan (dicemilin juga boleh).

Pesan sekarang ke WA 085724717820 (Sundari). 

PS : Pemesanan sistem PO, untuk pemesanan minggu ini, Bawang KIM akan dikirim minggu depan. 

FAQ (FREQUENTLY ASK QUESTION)

1. Bawang KIM pake MSG ngga? Ngga pake MSG yaa ๐Ÿ™‚

2. Pake gula ngga di bawangnya? Ngga pake gula juga.

3. Pake tepung ngga? Penggunaan tepung 1-3% buat menjaga agar Bawang KIM tetap ‘kriuk’. That’s  why dikemas dalam toples, tujuannya agar bawang goreng-nya tahan lama meskipun tepung-nya hanya sedikit sekali. 

Fyi, banyak bawang goreng yang dijual di pasaran dengan penggunaan banyak tepung agar tahan lama. Tapi TIDAK dengan bawang KIM. Salah satu keunggulan Bawang KIM adalah dari packaging-nya yang higienis.

Thank you!

* * * 
 

HAZERBABA PISTACHIO TURKISH DELIGHT – Paduan Mochi, Dodol Cina dan Gurihnya Pistachio

Selasa, 24 Januari 2017, waktu menunjukkan pukul 11.00 malam. Kantuk tidak bisa mengalahkan Aisya yang sangat bersemangat menyambut Akung dan Uti-nya. Dari pukul 10 malam kami sudah stand by,  area parkir juga sudah padat di PUSDAI. Ternyata ada bis yang baru akan berangkat mengantar jamaah Umroh ke Bandara Soekarno Hatta. 

Awalnya kami semua bertahan di dalam mobil karena gerimis, mulai bosan, saya, Arum dan Aisya masuk ke Masjid, tujuan utamanya agar Aisya bisa mengekspresikan diri lebih maksimal (baca : lari-lari mengelilingi Masjid). Lalu jajan, beli teh kotak, susu ultra rasa cokelat dan 1 bungkus richeese untuk menganjal perut yang keroncongan. 

Pak Herman (kerabat yang menjadi driver malam ini) menyetel radio dangdut keras-keras supaya kami tetap terjaga meski hawa di luar mobil mendukung untuk terpejam – gerimis, gelap dan dingin. Tak lama, Om Aisya datang menenteng ransel milik Akung dan Uti (disusul koper-nya). Alhamdulillah, orang tua saya sudah tiba..

“Grandpaaaa, jadi gunduuuul!”, ucap Aisya dan langsung minta gendong, sontak Akung-Uti-Aisya dan kami semua tertawa.

Sesampainya di rumah, kami tidak langsung tidur, cerita-cerita dulu sebentar sambil bukain oleh-oleh.. Nggak banyak yang dibeli, namun insya Allah cukup untuk dibagi.

“Waktu di Mekah, Bapak lihat anak kecil lari-lari. Jadi ingat Aisya. Ada juga anak usia 5 tahun-an tawaf sambil gendong adiknya yang kecil, di-akod“, ucap Bapak sambil memberikan kotak putih berbentuk persegi panjang bertuliskan Hazerbaba Turkish Delight.

“Buat Ndari, Handoko, Arum, bertiga”, lanjut beliau. Saya tersenyum menerimanya.

“Ibu nggak sempat belanja kemana-mana, mba. Hanya pas mau pulang dan di satu toko itu aja”, pernyataan Ibu saya ini menjawab mengapa Bapak-Ibu membawakan manisan Turki dan bukan cokelat-cokelat khas Arab, mungkin jadwal Umroh yang padat membuat keduanya membeli se-dapat-nya aja.

HAZERBABA TURKISH DELIGHT – Manisan Tradisional Khas Turki

Ngomong-ngomong soal Turki, everything feel so connected. Karena konteksnya feeling so, jadi belum tentu true yaa ๐Ÿ™‚ Sebenarnya karena waktu saya – Aisya – suami main (lagi) ke Malaysia 18-21 Januari 2017 kemarin, di Batu Caves, Aisya ditolong, -digandeng tangannya sama orang Turki saat menapaki anak tangga menuju Goa. Dimana Bunda sudah agak shaking – gemeter takut ketinggian dan capek climbing. Juga karena teman kami, Dea yang menikah dengan warga Turki sedang ke Malaysia saat ini (plus saya belum memposting hasil wawancara saya mengenai cross cultural marriage-nya). 

Mungkin ini kebetulan saja, atau pertanda untuk dimasukkan ke wish-list? Bismillah, semoga Allah SWT memberi kami rizki untuk bersegera ke Tanah Suci (Amiin). Sekarang ada paket Umroh + Turki kan ya ๐Ÿ™‚

Ke Turki-nya belum, icip-icip oleh-olehnya dulu boleh dong, kenalan sama manisan tradisional khas Turki yang diproduksi pertama kali oleh Hazer Baba di Anatolia.

Turkish delight yang oleh masyarakat Turki disebut ‘Lokum’ ini merupakan produk asli dari Turki yang kemudian diperkenalkan ke Eropa pada abad ke-18. Sejak saat itu orang-orang mulai ‘me-labeli’ manisan ini ‘Turkish Delight’.

Hazer Baba adalah perusahaan pertama yang menggunakan alat dan teknologi modern dalam memproduksi manisan Turki. Saat ini brand Hazer Baba dikenal baik oleh lebih dari 30 negara atas Turkish Delight-nya.

PISTACHIO TURKISH DELIGHT
Tekstur dari Pistachio Turkish Delight ini kenyal, kalau kita gigit, akan ada sensasi rasa gurih dari kacang pistachio-nya yang menjadi penyeimbang rasa manis-nya. Taburan gula halus di sekeliling manisan ini mengingatkan saya pada Mochi Garut. Yap! Kenyal tapi tidak terlalu lentur, bagai paduan Mochi dan dodol Cina. Not too sweet – ngga bikin giung -, the pistachio making me take a bite and a bite again and so does Aisya..

Kalau lihat komposisinya, Hazerbaba Pistachio Turkish Delight ini cukup simpel lho bahan-bahannya, yaitu gula, kacang pistachio, tepung maizena, vanila ekstrak dan citric acid.

Supaya lebih asik, kita bisa menyeduh secangkir teh/kopi (with less sugar) sambil ngemil Turkish Delight yang kecil-kecil tinggal hap-hap ini..

Kemasan Hazerbaba

Hazerbaba yang dibeli oleh Bapak-Ibu saya ini dikemas dengan apik, dengan NetWt 454 gram/pack . Bagian dalamnya dibungkus dengan kertas yang mirip baking sheet tapi lebih tipis agar gula halusnya stand still inside. 

Di bagian belakang kemasan juga ada informasi nutrisi yang terdapat pada Hazerbaba ini disertai peringatan bagi nutallergens.

Availability and Where To Buy
Bagi penggemar sweet treats, Lokum yang satu ini worth to try loh! Anakanak pasti suka. Pertanyaanya, dimana kita bisa menemukan Turkish Delight ini?

Bapak – Ibu saya membeli Hazerbaba Pistachio Turkish Delight ini di Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. So I believe we could easily find it there.

Buat teman-teman yang tertarik mengenai produk-produk Turkish Delight dari Hazer Baba lainnya bisa klik : http://www.hazerbaba.com.tr/products.php

Belum cek apakah di Setiabudi Market/Pasar Baru/toko-toko oleh-oleh Haji dan Umroh lainnya ada. Mungkin di online shop sudah ada, kalau ada yang tau, please inform me ya ๐Ÿ™‚

OK sekian review oleh-oleh manisan tradisional Turki dari Bapak – Ibu saya ini. In case you wondering why I post this.. saya lagi belajar me-review produk. Doakan ya agar saya bisa memberi lebih banyak manfaat dari menulis. 

Thank you for reading ๐Ÿ˜‰

* * *

Food review lainnya :

Bawang KIM – Bawang Goreng Renyah Dari Bawang Sumenep Dengan 3 Pilihan Rasa : Original, Pedas Asin, Balado 

Fillet Gurame Crispy & Sop Ikan :)

Nom nom nom..

“Hari ini masak apa lg, bun? Semoga enak lg yaa masakannya”, ucap suami saya pagi ini, sebelum berangkat kerja.

My eyes are drolling..
Nah ini nih.. masak apa yaa today? Haha ๐Ÿ˜€

Today I feel like I don’t passionate enough with a new main menu recipe but feeling like wanna try to make some pastry.

Okelah.. sambil mikir-mikir mau masak apa.. mau share dulu masakan kemarin yang super delicious!

As I said before, sebagai new bee yang suka coba-coba resep baru, kemarin ceritanya pengen banget masakin buat miladnya Ibu.

Ide awalnya (setelah browsing & konsultasi dg teman) ada 2 pilihan. Mau bikin Gurame fillet crispy dg saus tiram atau kuah asam pedas. Namun, setelah saya timbang, di rumah tidak ada yg suka campuran asam & pedas. Daripada mubazir, change of plan, saya bikin sop ikan saja.

Tulang ikan yg sangat menggiurkan itu membuat saya gatal untuk segera mengolahnya. Penasaran, what would it taste kalau sudah di olah. Katanya siih sedap banget.

Okey, bismillah. I start cooking.

1. Sop Ikan Pedas

image

Bahan:
1. Tulang ikan Gurame
2. Wortel
3. Buncis
4. Baso
5. Bawang putih
6. Bawang Daun
7. Daun Jeruk
8. Penyedap rasa
9. Merica
10. Gula putih
11. Garam
12. Cabe rawit

Pertama saya rebus dulu air hingga mendidih lalu memasukkan tulang ikan guramenya. Disusul oleh geprekan bawang putih & potongan bawang daun.

Selanjutnya, secara bertahap masuklah wortel-buncis-baso.

Garam & gula putih adalah bumbu wajib yg harus dimix pada tiap masakan. Tambahkan bumbu penyedap, cabe rawit & merica. Cicipi hingga rasa pedasnya cukup mantap.

Saya menambahkan daun jeruk jg supaya lebih segar sop-nya dan ada essense asam sedikit ๐Ÿ™‚

Setelah matang, taburi daun bawang. Sajikan selagi hangat. It taste really good people! Yummm.

2. Gurame fillet crispy

Its not that crispy but pretty succeed, though.
image

Bahan:
1. Gurame fillet
2. Tepung terigu
3. Bumbu penyedap
4. Bawang putih
5. Garam
6. Jeruk lemon

Cuci bersih & potong Gurame fillet sesuai selera, kemudian rendam dg perasan air jeruk nipis. Taburi dg garam & bawang putih. Diamkan sebentar.

Siapakan 2 mangkok untuk terigu yg dicarikan dan terigu bubuk. Masing-masing mangkok terigu dicampur dg bumbu penyedap dg takaran gurih sesuai selera.

Ambil gurame fillet, celupkan ke terigu cair lalu guling-gulingkan di terigu bubuk. Dan goreng dalam minyak yg cukup panas dg api kecil agar seluruh daging & permukaan matang sempurna.

Ini rasanya enak banget, serius. Adik saya sampe nyomot satu-satu begitu beres dimasak.

“Rum, sisakan buat Ibu, Bapak, Mas, dan Ka Irfan. Jangan dicemilin semua. Ntar abis aja, trus yg lain ga kebagian”, ucap saya ๐Ÿ˜€

Senangnya bereksperimen dg masakan, apalagi kalau hasilnya memuaskan dan disantap habis oleh sekeluarga ๐Ÿ™‚

Terimakasih buat segenap keluarga yg sudah mencoba resep ini. And last, “Happy Birthday Mom. Love you!”, :*