Smoothie For Brunch

IMG_20171013_114112

Making a healthy smoothies for brunch at home is easier with Blender Philips Hr 2057! hehehe, udah kaya iklan aja.

Tapi, serius lho, sejak suami membelikan blender ini, saya jadi lumayan sering bikin smoothies dan jus. Awalnya sih karena Aisya sempat radang tenggorokan yang bikin anak lincah ini rada ogah ngunyah.

Jadinya, saya minta tolong suami saya untuk mengirimkan food processor kami yang masih ada di Bintaro ke Bandung. Namun alih-alih mengirimkan alat yang suka saya pakai untuk menggiling oat menjadi tepung oat, suami saya malah membeli blender baru. Langsung dikirim oleh Mamang gojek ke rumah dan bisa segera dipakai.

Baca juga : 5 Langkah Mudah Bikin Tepung Oat Di Rumah

Mau kasih review dikit ya. Blender Philips Hr 2057 ini desainnya simpel banget, tombolnya juga hanya ada 2 untuk memulai dan menghentikan proses menghaluskan. Alhamdulillah blender ini cukup kuat untuk menggiling frozen fruit juga es.

Saat Aisya sakit, saya ga pernah pakai es dalam smoothie-nya. Setelah Aisya sehat, saya suka menambahkan satu-dua balok es ke dalam smoothie atau jus-nya agar terasa lebih segar.

Mami Aisya suka bikin jus dan smoothie apa aja nih? Hm, biasanya jus melon dan semangka karena dua buah ini ga begitu manis, kalau dibuat jus saya tambahkan gula dan kadang perasan jeruk lemon pada jus semangka.

Dengan cara ini, biasanya lebih masuk ke perut Aisya ketimbang memakannya langsung.

Sedangkan untuk orang dewasa seperti saya, kadang suka saya mix dengan Fanta, haha. Tapi kadang-kadang aja.

Pernah juga bikin jus jambu, pas ada.

Suami saya suka jus nanas.

Kalau Aisya?

Aisya ini sukaa sekali jus strawberry.

And me? Personally, I always like banana smoothie.

Nah, hari ini saya bikin paduan stroberi dan pisang. Saya tambahkan oat juga susu plain agar menjadi smoothies yang sehat dan cukup mengenyangkan untuk brunch karena Aisya sudah sarapan pagi.

Stroberinya saya beli dari ibu-ibu penjual jus di dekat sekolah Aisya. Frozen strawberry yang harganya lebih murah ketimbang beli di supermarket, sudah dicuci bersih lagi.

Dengan membayar Rp. 10.000,- saya dapat cukup banyak strawberry, bisa buat dua kali nge-jus lah. Pisang ambon-nya juga saya beli di warung, hanya setengah sisir agar tidak mubazir.

Mudah pake banget kok bikin healthy smoothie for brunch ini, silakan dicoba yaa

Strawberry-Banana Smoothie

IMG_20171013_114638

Alat dan Bahan

  1. Buah stroberi beku (cukup banyak)
  2. 1 buah pisang
  3. 1 pcs Oat Choco
  4. Susu Plain secukupnya
  5. 2-3 balok es batu
  6. Gula pasir 5 sdt
  7. Blender

Cara Membuat :

Cara buatnya super easy, tinggal cemplungin semua bahan ke dalam blender. Sebetulnya untuk tingkat ke-asam-an dan rasa manisnya bisa disesuaikan dengan selera kita aja. Saya suka dengan takaran di atas karena asamnya terasa, manisnya ada, segar juga dan bananary.

I guess I just like banana flavour.

Baca juga : Banana Bread Ala Mami Jasmine

Sahabat saya bilang, mencampurkan oat ke dalam smoothie juga bikin smoothie-nya jadi lebih halus. Saya sengaja pakai oat choco, praktis aja gitu.

Setelah semua tercampur rata dan halus, kita bisa menuangkannya ke dalam gelas. Tadi saya saring dulu, Aisya prefer this way. Harusnya kalau smoothie ga disaring yaa :p

Ini diaa smoothie-nya, udah jadi dan siap diminum sama Aisya dan sayaa hehe.

IMG_20171013_120918

Enak banget deh, yuk bikin di rumah 🙂

Oya btw, kalau teman-teman suka bikin jus/smoothies apa aja? Sharing dooong..

 

 

 

 

 

NEW YORK STRAWBERRY CHEESECAKE

IMG_20170907_211413_609

Last Thursday, I decided to make a New York Style Strawberry Cheesecake. The sweet-cheesy-soury taste reminded me of Bandung Makuta’s Cheese that my husband and I bought to celebrate the Independence day of Indonesia. I like it 😊

Saya suka bagian atas Makuta Cheese yang fluffy, juicy daaan terasa banget kejunya. Hmm. Oh, I’ve been craving for this one, for the whole week!

Berhubung saya males ikutan jastip atau nge-grab ke 23 Paskal Shopping Center (disini antriannya ngga panjang), saya pun ngubek resep-resep cheesecake di youtube. Kebetulan banget, one of my cooking guru – Gordon Ramsay – memiliki resep cheesecake yang super simple. Saya langsung tertarik membuatnya sendiri di rumah.

Bahannya sederhana, kita hanya butuh cream cheese dan pelengkap lainnya yang ketika saya tengok, sudah ada di dapur.

Cream cheese-nya seperti biasa, beli di Baltos (dibelikan adik saya sepulang kuliah). Merk-nya sama dengan cream cheese yang saya gunakan untuk membuat Tiramisu Cheesecake #Homemade

Kalau birthday cake-nya suami ini masuk kategori no-bake-cheesecake, nah pada eksperimen kali ini cheesecake-nya melalui proses pemanganggan di oven dulu.

Resep yang saya share ini merupakan modifikasi dari resep asli ya. Untuk Raspberry-nya saya ganti dengan buah strawberry dan saya tidak menambahkan parutan kulit jeruk lemon pada adonan saya. Langkah-langkahnya,saya ikuti plek plek dari juri Masterchef ini pada video-nya.

Dear Mommies, siapkan celemekmu and let’s get cooking!

RESEP NEW YORK STRAWBERRY CHEESECAKE (Mami Jasmine Simple Recipe)

IMG_20170907_212749_175

Bahan :

  1. 2 ons Cream Cheese Merk Calf
  2. 6 sdm gula putih
  3. 3 butir telur
  4. Fresh strawberries
  5. 2,5 sdm tepung terigu

 

Cara Memasak :

  1. Potong buah stroberi menjadi 2 bagian, sisakan untuk toping
  2. Siapkan mangkok besar dan masukkan gula putih beserta cream cheese ke dalamnya
  3. Start creaming process dengan mengocok cream cheese dan gula dengan kecepatan sedang ke tinggi dengan menggunakan whisk. Jika sebelumnya cream cheese disimpan di dalam kulkas, keluarkan dulu hingga teksturnya menjadi lebih lembek – ini petuah dari Bapak Gordon ya, dan saya manut saja. Memang sih dengan begini jadi lebih mudah ketika mengocok (tidak keras/kaku)
    IMG_20170905_070632
  4. Kocok lepas 3 butir telur, lalu masukkan sedikit demi sedikit. Aduk rata hingga telur dan adonan cream cheese-nya tercampur rata
  5. Setelah itu, taburkan 2,5 sdm tepung terigu ke dalam adonan secara bertahap. Aduk rata hingga adonannya menyerupai adonan pancake
  6. Panaskan oven tangkring dengan api sedang (suhu 180 dercel)
  7. Sambil memanaskan oven, tuangkan adonan cheesecake ke dalam Loyang yang sudah dialasi baking paper
  8. Terakhir, tambahkan potongan buah stroberi dan panggang selama 35-40 menitIMG_20170905_072007
  9. Setelah Strawberry Cheesecake-nya jadi, angkat dan tiriskan
  10. Sajikan dalam cake tier/pisin

Ketika memanggang cheesecake ini, saya membuka pintu oven sebanyak 2 kali. Jujur saya khawatir tindakan tersebut membuat cheesecake-nya gagal matang, apalagi gas kompor tiba-tiba habis. Jadi ada jeda waktu yang membuat cooking process-nya terhambat.

Sambil harap-harap cemas, setelah Mamang gas datang dan memasangkan gas-nya, saya nyalakan lagi api dan meneruskan memanggang adonan. Ngga mau nyerah ceritanya.

Dan.. Alhamdulillah ternyata cheesecake-nya well cooked 😊

IMG_20170907_211746_904

Saya ambil satu slice dan menggigitnya. Cheesecake-nya juicy, rasanya cenderung manis, rasa asam dari strawberry bikin cake-nya lebih lezat tapi malah ngga terlalu ngeju.

Mungkin karena saya memasukkan 6 sdm gula dan 2,5 sdm terigu. Dalam eksperimen selanjutnya sepertinya saya harus mengurangi kadar gula dan tepung terigunya supaya rasanya lebih balance.

 However, strawberry cheesecake ini habis juga sama Bapak, Ibu, adik dan anak saya. Aisya juga bekal cheesecake ini dan melahapnya saat lunch time di sekolah. Lagi-lagi dibuat happy sama anak yang suka masakan saya. Alhamdulillaaah.

Yeah, for the first strawberry cheesecake that I baked, nampaknya kue ini pas di lidah keluarga saya.

Menyantap New York style strawberry cheesecake ini dikala hangat enak, saat dingin juga yumiii. Scooping an ice cream and put it  on top will also be a great way to enjoy this cheesecake. Ah, I definitely have to  try to make the cheesecake again next time.

Terimakasih sudah mampir ke Mami Jasmine Simple Recipe. Selamat mencoba di dapur masing-masing, TGIF 😊

IMG_20170907_212518_263

 

 

 

 

 

Homemade Almond Crispy Cheese – by me

Assalamu’alaykum 🙂 Night Moms, rasanya senang banget ya kalau anak kita lahap makan masakan kita. Waktu saya bikin Almond Crispy Cheese Cookies ini Aisya langsung habisin banyak banget lho. Sampai-sampai, cookies ini ga sempet masuk toples, sudah ludes dicemilin begitu keluar dari oven.

Saya juga suka sama Almond Crispy Cheese Cookies yang kres kres gurih-manis ini. Yaa yang paling banyak ngabisin saya dan Aisya memang, hehehe.

Sebetulnya hari itu saya bikin another cookies that I like, yaitu kastengel. Nah karena bikin kastengel ini dalam adonannya hanya memerlukan 2 butir kuning telur (dan bahan-bahan lainnya), saya merasa sayang banget dong kalau putih telur-nya dibuang.

Lalu saya ingat Resep Biskuit Almond yang saya pelajari dari Kokiku TV – saya memang suka mampir ke channel ini untuk mempelajari beberapa resepnya. Selain Almond Crispy Cheese, saya juga beberapa kali membuat Klappertart versi Kokiku TV. Semoga saya bisa share resepnya di lain waktu yaa.

Selain menjadi bahan utama untuk membuat Almond Cripsy Cheese, leftover egg-white juga bisa dimixer dengan kecepatan tinggi, ditambahkan cream of tar tar dan tepung maizena agar menjadi Pavlova – giant marshmallow look alike – yang manis.

But this time, I prefer to make an Almond Crispy Cheese karena saya punya semua bahannya di rumah.

Untuk bikin Almond Crispy Cheese Cookies ini, kita hanya membutuhkan putih telur dari one whole egg beserta ingredients lainnya.

Preparation time-nya memang cukup lama ketimbang bikin Chewy Cookies (resepnya bisa dilihat disini ) atau kastangel tapiii because Aisya like it, saya happyhappy aja saat menyiapkan dan sabar menilik-nilik ke dalam oven, membalikan loyang serta memindahkan loyang dari atas ke bawah secara bergantian agar heat-nya tersebar merata dan bikin cookies ini matang sempurna.

Sempurna itu gimana sih? Yang jelas ga gosong ya, karena jenis cookies ini sangat tipiiis sehingga waktu memanggangnya juga tidak boleh terlalu lama plus api-nya di setel di kecil ke sedang aja (saya pakai Otang ya Moms).

Awal memasukkan ke oven, adonan cookies-nya terlihat pale. Kalau sudah matang, warna cookies-nya akan berubah menjadi kuning-kecokelatan, taburan keju juga almond slice-ya berwarna gold, dan cookiesnya sedikit mengembang.

Secret Ingredients Untuk Bikin Almond Crispy Cheese

 

 

Apa secret ingredients-nya supaya sukses bikim Almond Cheese Cookies? Ini penting banget, Moms : Siapkan baking paper yang kualitasnya bagus. 

Saya mencoba membuat cookies oleh-oleh khas Surabaya ini beberapa kali, ada yang berhasil dan gagal. Saya pernah menggunakan baking paper biasa (warnanya abu-abu), beli di pasar karena yang warnanya putih (kualitasnya lebih bagus) sedang kosong. Dan cookies-nya sukses gagal total haha..

Tidak menyerah, saya pun ke warung membeli kertas minyak yang teksturnya licin. Saya gunakan kertas yang juga disebut kertas wajik ini untuk menjadi alas saat memanggang kastangel, putri salju dan sugar cookies menjelang lebaran and no problem. All cooked well & yummy in our tummy. 

Saya sudah pede nih kalau Almond Crispy Cheese Cookies yang saya buat juga ga bakalan lengket dengan kertasnya. Eh, ternyata tebakan saya meleset Moms, setelah matang dan diambil dari oven, cookies-nya rapet pet pet. Hiks.

Apa daya, all goes to rubbish basket dear..

Saya pun rehat dari per-baking-an sampai akhirnya dapat kesempatan belanja ke Superindo Dago, Bandung sama suami. Nyimpang bentar doang sebelum ke Informa yang ada di seberangnya karena saya ingin mencari baking paper yang bagus disini.

Dulu, pertama kali bikin Almond Crispy Cheese itu saya pakai baking paper dari Superindo. Adanya di lorong peralatan pesta, sedotan, plastik dan lain-lain. Kalau Mommy-mommy mau kesana langsung cari aja atau bisa juga tanya ke petugasnya dulu supaya lebih mudah ya.

Alhamdulillaaaaah ternyata sudah re-stock lagi mereka (sempat kesini juga tapi lagi out of stock). Harganya memang jauh lebih mahal dari baking paper abu-abu. Tekstur kertasnya lebih tebal dan lebih licin on both side.

1 pack berisi 4 lembar baking paper berwarna putih yang cukup lebar, bisa dipotong-potong sesuai ukuran loyang. Saya pakai 4 loyang untuk memanggang Almond Crispy Cheese ini aaand whats make me happier is, kertasnya bisa dipakai 2 kali ya. Selesai memanggang adonan yang pertama bisa dipakai untik term kedua 🙂 jadi lebih hemat kan.

Pas dipakai ga lengket sama sekali, tinggal dicongkel dikit pakai sendok, cookies yang sudah jadi bisa kita ambil seutuhnya. Thanks God.

Sekarang saya mau share bahan-bahan lain yang dibutuhkan untuk membuat Almond Crispy Cheese dan cara bikinnya yaa.

Resep Almond Crispy Cheese-nya Mami Jasmine

Ready Moms? Resep ini saya modifikasi dari resep aslinya ya, dan saya tidak memakai baking powder maupun baking soda. Kukis-nya tetap enak, renyah, ngeju dan almond-nya kriuk-kriuk lhooo 🙂

Bahanbahan :

1. Mentega 2 Sdm, saya pakai Blue Band Cake and Cookies

2. Gula halus 3/4 dari sebungkus gula halus ukuran seperempat, saya beli di pasar

3. Putih telur dari 2 butir telur, saya hanya pakai 3/4-nya saja agar adonannya tidak terlalu banyak

4. Garam, sejumput saja

5. Tepung terigu serba guna 4-5 Sdm

6. Keju parut

7. Almond slice

8. Baking paper berkualitas

9. Whisk

10. Sendok teh

Cara Membuat :

1. Kocok mentega dan gula halus dengan kecepatan sedang ke tinggi menggunakan whisk hingga all blended together. Jika adonannya belum halus kocok lagi hingga teksturnya lembut dan halus

2. Masukkan putih telur, kocok lagi hingga semua tercampur rata seperti adonan pancake

3. Masukan tepung terigu 4 Sdm, aduk rata, jika adonan belum kental, tambahkan lagi terigu dan gula halus sedikit agar seimbang rasa manis dan gurih-nya. Terlalu banyak gula halus dapat menyebabkan adonan cepat gosong, tapi jika kurang maka rasa manisnya tidak akan terlalu terasa. Upayakan agar adonan mendekati adonan kue

4. Bila adonan sudah jadi, ambil 1 sendok teh bater lalu tuangkan ke loyang yang sudah dialasi baking paper. Selanjutnya, kita tipiskan dengan punggung sendok hingga berbentuk bulat tipis

5. Tata almond slice di atas adonan, saya membeli almond slice yang masih mentah sehingga saya sangrai dulu tanpa minyak dengan api kecil agar kacang almondnya matang

6. Next, taburkan keju parut di sekitar Almond slice-nya, saya sengaja tidak mencampurkan keju ke dalam adonan dan hanya menggunakannya untuk toping

7. Panggang di dalam Otang dengan api kecil selama kurang lebih 20 menit, balikan loyang dan pindahkan loyang atas ke bawah secara bergantian per 5 menit sekali

8. Setelah matang tiriskan dan sajikan, saya menggunakan pisin dan langsung dimakan bisa juga dimasukkan ke toples ya Moms 😉

Berbeda dengan memanggang kue, kita tidak boleh sering-sering membuka tutup oven. Paling hanya sekali untuk mengecek tingkat kematangan. Dalam memanggang kukis, 4 kali membuka pintu oven tidak memberi pengaruh yang signifikan pada kukisnya.

Kukis yang kita panggang akan tetap matang, setelah diangkat biarkan kukis-nya berinteraksi dulu dengan udara luar hingga mengeras dan siap disusun ke dalam toples maupun digigit langsung.

Baca juga : Banana Bread Ala Mami Jasmine

Bagaimana? Mudah kan? Tanpa baking soda dan baking powder, adonannya tetap mengembang, mungkin agak berbeda dari versi aslinya but my family like it, so this my version of Almond Crispy Cookies 🙂

Semoga Mami Jasmine Simple Recipe ini bermanfaat ya, I’m happy that I could share with you guys 😉

Serundeng Suir Ayam 

Haaaii Moms 🙂 malam Senin nih, kebetulan habis masak serundeng ayam jadi mau sekalian bagi-bagi resep ya. Seperti biasa, its a Mami Jasmine simple recipe. Bahannya mudah didapat dan cara bikinnya sangat simpel.

Kalau biasanya saya pakai satu ekor ayam yang dipotong-potong, sekarang saya sengaja pakai dada ayam berukuran sedang. Daging ayamnya saya iris tipis-tipis, seperti disuir namun dengan ukuran yang lebih besar.

Dengan disuir seperti ini, bumbunya lebih meresap saat diungkep bersama parutan kelapa dan bumbu ayam goreng instan.

Baca juga : Tahu Bandung Bumbu Pecel

Sekarang kita lanjut ke bahan dan cara bikinnya. Jangan lupa baca bismillah saat menyiapkan bahan dan mulai memasak ya agar masakan kita tidak hanya terasa enak tapi juga menjadi ibadah bagi kita 🙂

Bahan :

1. Dada ayam ukuran sedang satu potong

2. Kelapa parut satu plastik

3. Bumbu ayam goreng instan

4. Garam dan gula

5. Air untuk merebus bahan 1,2 dan 3

6. Minyak untuk menggoreng

7. Piring saji

Cara Memasak :

1. Cuci bersih dada ayam lalu iris tipis-tipis. Bisa disesuaikan dengan selera masing-masing ya, kalau saya sekitar 2 ruas jari tangan.

2. Panaskan air, setelah mendidih masukkan sedikit garam, gula, ayam potong beserta parutan kelapa juga bumbu ayam goreng instan.

3. Ungkep hingga air di panci surut dan bumbu meresap dengan baik. Lalu matikan api dan diamkan sebentar.

4. Masukkan ayam suir yang sudah diungkep secara bertahap ke dalam wajan berisi minyak dan goreng dengan api sedang.

5. Sesekali dibalik dan dioseng-oseng agar dasarnya tidak gosong. Sabar yaa it takes time to get it really cooked. 

6. Setelah ayam suir dan kelapa parutnya sudah terlihat matang, warnanya golden brown, bisa kita angkat ya.

7. Ambil piring saji, tata serundeng suir ayam yang sudah ditiriskan, lalu hidangkan di meja bersama nasi hangat, bisa ditambah sambal juga timun kalau mau 🙂

One thing I’ll add to this recipe, menggoreng ayam serundeng ini agak tricky karena kadang kelapa parutnya keburu berwarna cokelat dan ayamnya belum benar-benar matang.

Cara menggorengnya pun bervariasi, ada yang digoreng ayamnya dulu lalu kelapanya digoreng di akhir. Ada juga yang ditumis dengan sedikit minyak dan digalo-galo hingga matang sempurna, namun teknik ini membuat ayamnya tidak krispi sedangkan saya lebih suka yang terasa crunchy.

Nah dengan menyuir ayam dan merebusnya bersama kelapa parut hingga empuk, kita tidak membutuhkan waktu lama saat menggorengnya. Saya pun berani menggorengnya dengan api sedang, sambil sesekali membalik-balikkan ayamnya. Dengan teknik ini, ayam suir dan kelapa parutnya meraih kematangan dalam waktu yang sama.

Kelapa parutnya memang akan nampak lebih cokelat and that’s taste better. Ayamnya yang berwarna ke-kuningan juga terasa renyah.

Oia, kalau kita mau menyimpan serundeng suir ayam yang sudah diungkep di kulkas juga bisa. Tinggal kita keluarkan saat mau menggoreng. Praktis kan? 🙂

Hmm, writing this recipe make me hungry. Now I’m going to eat Serundeng Suir Ayam that I made yaa. 

Selamat mencoba resep ini Mami-mami cantiiik 😉

Tahu Bandung Bumbu Pecel

Assalamu’alaykum. Ibu-ibu suka tahu? Sama dooong 🙂 biasanya masak tahu-nya di-apa-in nih?

Dibikin tahu bejek cabe garam, digoreng tepung, dibuat perkedel tahu, disayur, digoreng garing lalu ditumis bareng kentang atau digoreng hangat-hangat lalu dimakan? Banyak yaa resepnya.

Nah kali ini saya mau berbagi resep tahu yang praktis banget tapi rasanya endeeeus. Bahannya cuma dua, yaitu tahu Bandung yang enak dan bumbu pecel.

Baca juga : Resep Praktis Serundeng Suir Ayam

Tahu-nya tinggal dipotong jadi segitiga, saya suka menyayat bagian tengahnya sedikit agar bagian tengahnya ikut krenyes krenyes saat digoreng. Sambil menunggu tahu-nya matang kita bisa menyiapkan bumbu pecelnya.

Seduh bumbu pecel (saya beli di warung) dengan air panas secukupnya. Usahakan tidak terlalu encer yaa. Setelah bumbu pecelnya teraduk rata, kita hidangkan di meja bersama goreng tahu.

Supaya lebih enak, bisa kita tambahkan kerupuk dan tauge (kalau suka). For me this is enough. Nyammm selamat makaaan 😉

Nasi Goreng Sarden #MenuBukaPraktis

IMG_20170530_200636

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Ramadan kali ini mengajarkan saya untuk bisa disiplin. Saya mulai disiplin untuk tidur paling lambat pukul 11 malam dan bangun pukul 3 pagi untuk menyiapkan sahur. Pagi hingga sore pun saya menjadwalkan apa-apa yang harus saya kerjakan sambil menghemat tenaga dan tetap menemani anak saya beraktivitas.

Ada kalanya saya cukup lelah sehingga meminta adik ipar untuk membeli lauk untuk berbuka, mengajak suami makan di luar rumah, maupun memasak yang praktis. Nah buat Ibu-ibu yang juga suka dengan menu yang praktis, saya mau berbagi resep ya. Ini adalah nasi goreng sarden yang saya buat minggu lalu, terinspirasi dari salah satu makanan yang saya coba saat di Bangkok, yaitu nasi goreng sarden. Bikinnya sangat praktis dan hemat waktu. Rasanya? Sedaaap sekali.

Baca juga : 9 Makanan Yang Wajib Kamu Coba Saat Ke Bangkok

Untuk membuat nasi goreng sarden ini kita hanya membutuhkan sekaleng sarden instan beserta bumbu lainnya, mau tau apa saja? Ini dia 🙂

IMG_20170530_172022

Bahan Memasak 

  1. Sekaleng sarden (rasa sesuai selera)
  2. 3 siung bawang merah
  3. 3 siung bawang putih
  4. Bawang daun secukupnya
  5. Minyak untuk menumis
  6. 1 butir telur
  7. Sepiring nasi

Cara Memasak

  1. Iris bawang merah, bawang putih dan bawang daun
  2. Tumis bawang merah dan bawang putih di wajan berisi minyak sayur
  3. Setelah tercium harum bawang, tambahkan telur dan orak arik
  4. Tuang seluruh isi di kaleng sarden, aduk rata
  5. Tunggu hingga cairan dari sarden agak surut baru masukkan nasi, goreng hingga semua bumbu meresap
  6. Masukkan irisan bawang daun di akhir agar masih fresh ketika dimakan
  7. Setelah matang sajikan, taburi Bon Cabe teri bila perlu

Untuk memasak nasi goreng sarden ini saya tidak menambahkan garam atau penyedap rasa lainnya karena sarden-nya sudah membumbui semuanya. Rasanya enak banget lho! kalau biasanya saat buka saya ngemil dulu, saat masak ini saya langsung ambil piring dan makan dengan lahap. Oia saya tambahkan Bon Cabe teri karena saya suka varian ini plus nasi goreng sardennya tidak terasa pedas, bisa juga dengan memberi irisan cabe rawit ya. Aisya juga suka nasi goreng-nya 🙂 Alhamdulillah.

Yuk Mam, yang mau masak praktis untuk berbuka coba resep ini.

 

 

 

8 Thailand Snack Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Assalamu’alaykum. Bismillahirrahmaanirrahiim. Masih dalam suasana semangat bagi-bagi cerita #travelingkeluarga ke Bangkok dan Pattaya kemarin, saya mau sharing tentang  8 Snack Thailand Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh include minuman dan yang lain-lain juga, judulnya sengaja dibuat begitu supaya ngga terlalu panjang. Piiis boleh yaa.

Sedikit bocoran, di Bangkok itu harga barang-barangnya terjangkau dan yang paliiing bikin happy pas belanja tas, ada tas ransel, tas jinjing, tas buat kondangan, pashmina, gantungan kunci, mini tuk-tuk, clutch, dompet kecil, tempat pensil dan magnet kulkas di toko Kun Fai namanya. Selain murah, belanja banyak dapat diskon plus hadiah daaan abang penjualnya bisa bahasa Indonesia, salah satu toko di kawasan Asiatique ini juga menerima pembayaran dengan rupiah lho! Ini yang bikin kami belanja di satu tempat itu doang, selebihnya belanja oleh-oleh makanan di Supermarket Big C, sama beberapa baju di pasar Pratunam.

Banyak hal menarik di Bangkok yang open up my mind dan ingin saya tulis, but for now, nyambung dengan postingan saya minggu lalu tentang 9 Makanan Yang Wajib Kamu Coba Saat Ke Bangkok , minggu ini saya masih ingin cerita seputar makanan. Selama di Bangkok dan Pattaya, selain makan berat, kami juga membeli snack dan minuman. Makanan disana lucu-lucuuu banget deh dan sangat bervariasi, tapiii memang agak tricky untuk mencari which one is halal and which one is not karena ngga semua produk memiliki label halal, apalagi saat memastikan ingredients-nya apa aja di bagian belakang kemasan, tulisannya pakai bahasa Thailand, wah saya bahkan tidak tahu cara membacanya :)) sekilas mirip aksara sansekerta, mungkin beririsan, tapi berbeda.

Otomatis kami pilih yang berlogo halal or at least yakin ngga ada unsur non-halal-nya. Sebelumnya saya mau meminta maaf karena ada beberapa makanan dan minuman yang ngga sempat saya abadikan (langsung makan aja gitu) jadi beberapa foto saya ambil dari internet ya. Dan inilah 8 Snack Thailand Yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh (menurut saya) :

1. Koko Krunch Cereal Bar

Koko Krunch batangan ini kami beli di Seven Eleven di dekat Hotel Grand Alpine Bangkok. Kalau di Indonesia ada kasih tau yaa 🙂 Aisya yang pertama kali lihat dan bilang kalau mau Koko Krunch Cereal Bar ini, lalu kami ambil dan bayar. Dari website nestle-cereals.com saya mendapatkan informasi carefully selected ingredients yang ada di dalam Koko Krunch Cereal Bar ini, they are :

Cereal Grain [Wheat whole grain (33.6%) (gluten), rice], sugar, glucose syrup, barley malt extract [(Barley, malted barley) (gluten)], Palm oil, Dextrose monohydrate, humectant (E422), freeze-dried strawberries (3.0%), mineral (calcium carbornate, iron pyrophosphate, reduced iron), partially inverted brown sugar syrup, dried cranberries (Cranberry, sugar), salt flavouring, acidity regulator (E339, E330), emulsifier (monoglycerides, E322), Vitatmin (B3, B5, B6, B2 and folic acid), Antioxidant (E307b). Allergen Informatio: Contains cereals containing gluten. May contain traces of tree nuts, milk and soyabean products.

Ternyata rasanya enak lhoo, ukuran sereal didalam-nya lebih kecil dari ukuran sereal biasa, dan bagian bawahnya dilapisi cokelat putih. Aisya and I like it! Sayangnya kami hanya beli sedikit, buat dicemilin selama di perjalanan dan hanya sisa satu lagi saat sampai ke Jakarta, padahal menurut saya snack yang satu ini bisa banget dijadikan oleh-oleh untuk adik-adik dan keponakan kami. Harga per batangnya 20 Baht (Rp. 8000).

2. Pejoy

Pejoy itu mirip Pockey, tapi ukurannya sedikit lebih besar dan bagian dalamnya diisi cokelat. Buat saya ini lebih enak dari Pockey, rasanya juga bermacam-macam. Unfortunately (lagi) karena masih coba-coba kami hanya beli satu yang rasa matcha, banyaknya beli Pocky rasa pisang, enak juga tapi manis banget, still I prefer Pejoy.

Mengenai ke-halal-an Pejoy ini bisa dilihat di web Glico.com ya, berikut kutipannya dari situsnya :
With awareness in the Muslim consumer requirement, we introduce products permitted under the Islamic Law and achived (Halal) certification from The Central Islamic Council of Thailand.

3. Chewy Milk Candy

Logo halal di belakang kemasan

Permen dengan aneka rasa buah yang kenyal 🙂 anak-anak pasti suka nih (orang dewasa aja suka). Kami beli banyak untuk diberikan ke keponakan dan teman-teman di kantor suami, ada rasa strawberry, watermelon, cherry, taro, dan lechy.

4. Banana Milk

Logo halal khas Thailand

Wah ini! Minuman yang sempat hits dan dicari oleh suami dan teman-temannya. Di Indonesia ada, tapi mumpung lagi di Bangkok dan harga disana lebih murah jadi kami beli banyak. Susu pisang ini enak, Aisya, suami, adik ipar dan saya pun suka 🙂

5. Madu Raja

Ternyata kualiatas madu di Thailand juga terkenal bagus, salah satunya madu Raja. Saat kami lagi ngecengin madu-madu di Mall Central Marina Pattaya, mbak penjaganya bilang, “This is product of the King” dan merupakan best seller honey. Harganya 245 Baht/botol, botolnya pun terbuat dari plastik jadi relatif lebih aman (kemungkinan bakal pecah saat kebadug-badug di koper lebih kecil). Kami beli madu ini untuk Bapak saya. Rasanya manis, enak, dan Bapak saya suka.

6. Thai Tea dan Teh Tarik

Teh tarik merk Owl yang halal

Ini juga mumpung lagi di Big C, sekalian saja beli Thai Tea dan Teh Tarik Thailand untuk dibagikan ke keluarga dan teman-teman (terutama teman-teman di kantor suami yaa). Thai Tea dam Teh Tarik dari Thailand, oleh-oleh yang pas, kan? 🙂

7. Bumbu Tom Yum

Bumbu tom yum halal

Naaah, buat saya dan teteh ipar yang pada suka masak, kami beli bumbu Tom Yum baik yang clear tom yum maupun creamy tom yum. Buat dimasak dan dimakan bareng-bareng sambil nyeduh Thai Tea enak nih 🙂

8. Manisan Kiwi dan Mangga

Halal Dehydrated Fruit

Sebetulnya ada dua manisan yang kami beli untuk oleh-oleh, ada dehydrated kiwi dan dried mango. Setelah kami coba, rasa yang dried mango lebih enak lhoo, tapi yang dehydrated kiwi juga enak 🙂 therefore kami merekomendasikan manisan mangga dan kiwi ini untuk dijadikan oleh-oleh.

TADAAA, itulah 8 snack, termasuk madu, susu, bumbu tom yum, thai tea yang kami beli dan kami rekomendasikan buat teman-teman yang mau beli oleh-oleh selain tas, baju dan barang lainnya. Hampir semuanya kami beli di Supermatket Big C dan sebagian kecil di Seven Eleven di dekat Hotel. Ada yang mau menambahkan list oleh-oleh makanan ringan? Lemme know yaa 😉 thanks for visiting my blog fellas.