Aku Pulang

Aku pulang.
Aku pulang dengan sejumput do’a.

Agar yang disana segera disembuhkan,
dari luka maupun pikiran yang memenjara.

Aku pulang.
Aku pulang dengan sebongkah ceria,
berharap kedatanganku menjadi pereda rindu.

Aku ingin pulang,
berbagi bersama cinta.

Oh, adikku sayang, aku pulang, membawa cinta.

Advertisements

Indonesia vs Bahrain

Ada yang membuncah di dada
Bergelora, saat bersorak untuk Garuda!

Baiklah sodara-sodara se-tanah air, begini awal mulanya,
seperti yang kita ketahui, kemarin, Selasa, 6 September 2011
diadakan pertadingan pra piala dunia di Gelora Bung Karno.

Nah, bukan suatu kebetulan jika kantor saya berada di samping GBK
karena memang bangunannya sudah ada di sana sejak lama.

Lalu, sore itu pun riuh penonton yang antri masuk
dan bernego dengan calo pun terdengar dari jendela meja saya

Pemandangan yang berwarna merah-putih
Pemandangan yang umum saat ada pertandingan bola
Indonesia melawan negara lain

Nah! yang tidak umum adalah, kemarin saya bertemu dengan 3 anak alay

Hampir pukul 3 sore ketika saya mengecek BBM (Blackberry Messenger),
dan melihat status teman saya yang ‘sesuatu’ banget (balada Syahrini).

Kaget deh!
Dia bilang, “at GBK, ini kandang kita bung!”.

Singkat cerita saya kontak beliau,
dan kami sepakat untuk bertemu di halte busway GBK,
karena ternyata dia dan kedua temannya sedang mencari mesjid
untuk istirahat sejenak

Oh ya Allah, hal ini sangat ndesooo, lucu banget deh!

“Kamu dimana?”, tanyaku

“Di halte busway di bawah, aku lihat kamu”, jawabnya.

Dan aku pun melihat ke arah tempat beli karcis busway,
lalu yang terjadi adalah, dia melambaikan tangan, sambil berkata, “Haaaaiii”.

Oh my God, jadi teringat lagu, “Jakarta, hari ini, kuketuk pintu gerbangmu”.
Hahahahaaaaa…

Kemudian, dia dan kedua temannya berhambur ke arahku.

“Kalian nanti malam tidur dimana?”, tanyaku lagi penasaran.

“Ngga tahu, kumaha engke weh, mun aya mesjid, di mesjid“, jawabnya santai.

Eleuh, kata saya teh (pipiluan susundaan), jadi mereka bela-belain ke Jakarta
demi nonton bola, dan ntar, belum tau mau bermalam dimana
ck ck ck, sesuatu banget deh (hahaha).

Akhirnya sampailah kami di masjid kompleks kantorku
mereka bertiga solat dan beristirahat sejenak disana
dan aku pun kembali bekerja.

Inilah dia Irfan dengan kostum merah mendukung tim Indonesia