Birthday Present!


Its a Pierre Cardin.
As u see.

My birthday hasn’t come yet, but the present come earlier, hehe.
What so special about this shoes is that, I never have a branded shoes before.
Moreover its Pierre Cardin, one of the biggest & expenssive shoes in the world.
The shoes spell a fashion.

Pierre cardin shoes used to be wear in some fashion show.
And that’s all. I am just so happy to have that Pierre Cardin shoes! ๐Ÿ™‚

It cost about Rp. 600.000,00
The price quite high, right?
Say I’m mad if I bought it.

So, what makes it even more special is that. Somebody gave me the shoes.

Thank u.

Advertisements

Pizza, Bread and Yoghurt Time!

Krrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinggg!!!
Mungkin begitulah bunyi girangnya hati kita,
saat mendengar bel berbunyi tanda usai sekolah dulu.

Tapi karena sekarang sudah tidak sekolah lagi,
jadi bunyinya bisa diganti dengan berbagai ring tone cantik,
dengan mengetik SMS ke sebuah nomer.

Whatever the backsound is! ๐Ÿ™‚

Here I tell you, the symptoms.
Jika Anda mendapati saya menunjukkan gejala sebagai berikut:

1. Berteriak ingin makan Pizza


2. Tiba-tiba mengajak Anda pergi ke pojok donnut dan memakan yoghurt


3. Ingin beli roti enak secara mendadak


4. Kalau saya belanja barang mahal,
maka dapat dipastikan bahwa saya sedang dalam bad mood.

Kenali ciri-ciri ini dengan baik, karena yang akan terjadi selanjutnya adalah saya menangis-nangis karena isi dompet saya terbang semua. Hahaha!

Okey, Ladies and gentleman, what to do, untuk mengatasi kekecewaan ada banyak cara, ada yang berdiam diri, ada juga yang belanja hingga kalap.

As for me, ada kepuasan yang menutupi rasa sedih,
saat menghamburkan uang untuk makan enak/belanja barang mahal.

Rasanya kekecewaan saya terbayarkan.
Mungkin ini yang dinamakan melarikan diri.
Tapi mau bagaimana lagi? menyenangkan diri sendiri sekali-kali tidak apa, toh?.

๐Ÿ™‚

Nyeuseh.Com


Ceritanya kemarin nyeuseh se-nyeuseh-nyeusehnya, alias mencuci.
Tentu saya tidakย  mencuci seperti gambar yang ada di atas.
Menggunakan mesin cuci? Oh No!
It doesnt happen in my world. Hehe.

Senja itu, ketika matahari mencolek-colek bulan agar menggantikan posisinya, saya memutuskan untuk mencuci baju, yang kalau dikilo,
mungkin lebih dari sekilo. Yaiyalah!!! ๐Ÿ˜€

Trus, yang saya lakukan kemudian adalah,
membawa seember baju ke loteng dan melakukan prosesi pencucian.

Sebagai amatir, saya jejerkan 2 buah ember besar dan 2 buah ember kecil.
2 buah ember besar berfungsi sebagai perendam dan pembersih,
sementara 2 ember kecil digunakan untuk pembilas pamungkas.

Secara paralel, sambil menaburi ember pertama dengan butiran sabun cuci,
dan merendam pakaian, saya isi ember kedua dan seterusnya dengan air.

Detail dari peristiwa ini menjadi sangat penting,
karena membuat saya cangkeul, sehingga saya merasa, perlu menumpahkannya dalam bentuk tulisan yang harus dibaca seksama oleh pembaca, ah itu mah namanya maksa. :p

Sesudah itu, cucian saya keringkan dengan mesin cuci, ehehehe.
Ternyata ada andil mesin cuci disini, namun hanya di bagian akhir saja,
yaitu membantu proses mengeringkan.

Alhamdulillah, serangkaian acar cuci mencuci pun beres.
Dan waktunya menjemur agar tidak berjamur!

Ah, senangnya ketika melihat baju-baju yang dijemur sudah setengah kering.
Besok sudah bisa dituai ranum buahnya, eh matang bajunya. :p

Alhamdulillah, thank you Allah, yang sudah menggerakkan saya buatย  mencuci.
๐Ÿ™‚